ANA SABRINA, - (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA PENGELOLAAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MELALUI PENDEKATAN PENTA HELIX PADA BANK JATAH RIAU KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI ANA SABRINA - TAMPA BAB HASIL - ANA SABRINA ADMINISTRASI NEGARA.pdf - Published Version Download (6MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
SKRIPSI ANA SABRINA - BAB HASIL - ANA SABRINA ADMINISTRASI NEGARA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (672kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
Serah karya ana sabrina - ANA SABRINA ADMINISTRASI NEGARA.pdf - Published Version Download (531kB) | Preview |
Abstract
Pengelolaan limbah minyak jelantah menjadi permasalahan lingkungan yang semakin meningkat di Kota Pekanbaru akibat tingginya aktivitas rumah tangga, restoran, dan UMKM. Limbah minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Bank Jatah Riau hadir sebagai inisiatif berbasis komunitas yang mengelola minyak jelantah melalui pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis collaborative governance melalui pendekatan Penta Helix pada pengelolaan limbah minyak jelantah di Bank Jatah Riau serta mengidentifikasi faktor penghambatnya.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola Bank Jatah Riau, unsur pemerintah, akademisi, masyarakat, dan media. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis mengacu pada indikator Penta Helix menurut (Sturesson, Lindmark, dan Roos, 2009) yang meliputi peran pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance telah berjalan cukup baik, ditandai dengan adanya partisipasi aktif masyarakat, dukungan akademisi dalam pengolahan produk, keterlibatan dunia usaha dalam pemasaran, serta peran media dalam publikasi kegiatan. Namun, implementasi belum optimal karena masih terdapat hambatan berupa belum adanya regulasi khusus, keterbatasan pendanaan dan sarana prasarana, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, serta lemahnya koordinasi lintas aktor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Penta Helix berpotensi meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah minyak jelantah, namun memerlukan penguatan kebijakan dan kolaborasi berkelanjutan. Kata kunci: Collaborative Governance, Penta Helix, Minyak Jelantah, Bank Jatah Riau.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 13 May 2026 02:08 | ||||||||
| Last Modified: | 19 May 2026 05:30 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93603 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
