Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONTEKSTUALISASI KONSEP JIHAD DALAM AL-QUR’AN (STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN IBNU ASYUR DAN ALI ASH-SHABUNI)

BENNY WAHYUDHI RM, - (2026) KONTEKSTUALISASI KONSEP JIHAD DALAM AL-QUR’AN (STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN IBNU ASYUR DAN ALI ASH-SHABUNI). Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
TESIS FUL KECUALI BAB IV BENNY WAHYUDHI RM - Benny Wahyudhi.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
TESIS BAB IV BENNY WAHYUDHI RM - Benny Wahyudhi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PUBLIKASI - Benny Wahyudhi.pdf - Published Version

Download (334kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengontekstualisasikan konsep jihad dalam al-Qur’an melalui studi komparatif penafsiran dua mufasir modern, Ibnu Asyur dalam At-Tahrir wa At-Tanwir dan Ali Ash-Shabuni dalam Shafwatut Tafasir, mengingat adanya ambiguitas dan penyempitan makna jihad di era kontemporer. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana kedua mufasir tersebut menafsirkan, membandingkan serta merumuskan kontekstualisasi konsep jihad yang relevan. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research) dengan pendekatan tafsir tematik. Rujukan dari kajian ini diambil dari beberapa sumber primer dan sekunder. Penelitian ini menempuh beberapa langkah dalam pengumpulan data. Setelah itu data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini, kedua ulama ini secara efektif memindahkan fokus jihad dari domain militer ke domain intelektual, moral, dan dakwah. Bentuk kontekstualisasi Ibnu 'Asyur sangat kental dengan pendekatan fungsional dan linguistik, ditunjukkan melalui penggunaan istilah "muqawamah bil hujjah" yang secara eksplisit berarti "perlawanan atau perjuangan dengan argumentasi atau bukti". Hal ini mengarahkan jihad pada dimensi perjuangan intelektual melawan kebodohan dan ideologi yang salah, menjadikannya relevan untuk tantangan modern. Sementara itu, Ali Ash-Shabuni mengkontekstualisasikan dengan penekanan pada jihad an-nafs (perjuangan melawan diri sendiri) dan menjadikan jihad qital sebagai opsi pertahanan yang sangat terbatas, sehingga penafsiran mereka berdua secara kolektif menghasilkan kerangka pemikiran jihad yang damai. Kata Kunci: Kontekstualisasi, Jihad, Ibnu ‘Asyur, Ali Ash-Shabuni.

Item Type: Thesis (Thesis)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSUHAYIB, -2031126301suhayib@uin-suska.ac.id
Thesis advisorERMAN GHANI, -2017127501ermangani@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga
Depositing User: Ms. Hidayani
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:54
Last Modified: 13 Feb 2026 16:10
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93181

Actions (login required)

View Item View Item