MUHAMMAD NOVIARDI, - (2026) ANALISIS MANFAAT COCOPEAT DAN GARAM DALAM REDUKSI RESISTANSI SISTEM PENTANAHAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA BATANG TUNGGAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
repos MUHAMMAD NOVIARDI 1 dan lampiran - MUHAMMAD NOVIARDI Teknik Elektro.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
Surat Pernyataan Penyebaran TA - MUHAMMAD NOVIARDI Teknik Elektro.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (67kB) |
||
|
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
repos MUHAMMAD NOVIARDI bab 4 - MUHAMMAD NOVIARDI Teknik Elektro.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
Abstract
Sistem pentanahan bertujuan untuk mengalirkan arus berlebih dengan langsung ke dalam tanah sehingga dapat melindungi manusia dan peralatan listrik. Standar PUIL 2000 nilai resistansi sistem pentanahan harus dibawah 5 ohm. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menurunkan nilai resistansi pentanahan yang tinggi. Penyebab utama tingginya nilai resistansi disebabkan oleh nilai resistivitas tanah. Metode yang dilakukan yaitu melakukan pengukuran menggunakan metode tiga titik, melakukan perlakuan khusus (Soil treatment), melakukan pengukuran resistansi sistem pentanahan sebelum dan sesudah soil treatment pada kondisi basah dan melakukan pengukuran resistansi sistem pentanahan sebelum dan sesudah soil treatment pada kondisi kering. Cocopeat dan garam mampu menurunkan nilai resistansi yang tinggi. Cocopeat mampu menjaga kelembapan dengan baik dan garam mampu menghantarkan listrik dengan baik. Nilai resistansi sistem pentanahan pada kondisi eksisting sebesar 81,4 Ω dengan nilai resistivitas 96,81 Ωm dengan kategori jenis tanah pertanian. Nilai resistansi sistem pentanahan sebelum soil treatment pada kondisi basah sebesar 81,1 Ω dan sesudah penambahan soil treatment pada kondisi basah 16,1 Ω atau terjadi penurunan sebesar 80,14%. Nilai resistansi sistem pentanahan setelah soil treatment pada kondisi kering sebesar 83.3 Ω dan sesudah penambahan soil treatment pada kondisi kering 16,9 Ω terjadi penurunan sebesar 79,71%. Penurunan nilai resistansi yang didapatkan sudah mencapai standar berdasarkan IEEE yaitu mengalami penurunan nilai resistansi pentanahan menggunakan soil treatment sebesar 15% sampai 90%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Elektro | ||||||||
| Depositing User: | Ayu - Apriliani | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 04:21 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 04:21 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93105 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
