DWINA FADHILLAH SAAROH, - (2026) HUBUNGAN ANTARA SCHOOL WELL-BEING DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA SMA NEGERI 3 SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
BAB GABUNGAN - DWINA FADHILLAH SAAROH.pdf - Published Version Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - DWINA FADHILLAH SAAROH.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (643kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN - DWINA FADHILLAH SAAROH.pdf - Published Version Download (334kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan motivasi belajar pada siswa SMA N 3 Siak Hulu. Rendahnya motivasi belajar siswa yang ditunjukkan melalui ketidakterlibatan dalam pembelajaran, kurangnya ketekunan dalam menghadapi tugas, dan sikap pasif di kelas menjadi latar belakang penelitian ini. School well-being sebagai kondisi kesejahteraan siswa di lingkungan sekolah diduga memiliki hubungan dengan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah 698 siswa SMA N 3 Siak Hulu dengan sampel sebanyak 254 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala school well-being yang dikembangkan berdasarkan teori Konu & Rimpelä (2002) dengan empat aspek (having, loving, being, dan health) sebanyak 24 aitem, serta skala motivasi belajar berdasarkan teori Sardiman (2018) dengan enam indikator sebanyak 20 aitem. Uji reliabilitas menunjukkan koefisien Cronbach's Alpha sebesar 0,729 untuk school well-being dan 0,747 untuk motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment dari Pearson dengan bantuan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara school well-being dengan motivasi belajar pada siswa SMA N 3 Siak Hulu dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,625, yang berarti school well-being menjelaskan motivasi belajar sebesar 62,5%. Kategorisasi data menunjukkan bahwa school well-being siswa berada pada kategori sedang (33,5%) dan motivasi belajar siswa juga berada pada kategori sedang (45,3%). Semakin tinggi school well-being yang dirasakan siswa, maka semakin tinggi pula motivasi belajar mereka. Sebaliknya, semakin rendah school well-being, maka semakin rendah pula motivasi belajar siswa. Kata kunci: School well-being, motivasi belajar, siswa
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 01:45 | ||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 01:45 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93050 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
