IQBAL RAHMAN FADILAH (2026) RELEVANSI IMAN, ILMU DAN AMAL DALAM ALQUR’AN: PRESPEKTIF BUYA HAMKA DALAM TAFSIR AL-AZHAR (KAJIAN TAFSIR TEMATIK). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI BAB 1- BAB 5 KECUALI BAB 4 PEMBAHASAN - Iqbalrf.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB 4 PEMBAHASAN - Iqbalrf.pdf Restricted to Repository staff only Download (918kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
SURAT PUBLIKASI - Iqbalrf.pdf Download (114kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Al-Qur’an menempatkan iman, ilmu, dan amal sebagai satu kesatuan nilai yang saling berelasi dalam membentuk kualitas keberagamaan manusia. Namun, dalam realitas keagamaan kontemporer, ketiga unsur tersebut sering dipahami secara parsial, sehingga melahirkan ketimpangan antara keyakinan, penguasaan pengetahuan, dan praksis sosial. Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk mengkaji kembali relasi iman, ilmu, dan amal secara integratif dan kontekstual. Penelitian ini memfokuskan kajian pada penafsiran Buya Hamka terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang secara eksplisit membahas relasi iman, ilmu, dan amal, yaitu QS. Al-Baqarah [2]: 44, QS. Al-Jumu‘ah [62]: 5, dan QS. Al-‘Ashr [103]: 3 dalam Tafsir Al-Azhar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis konsep serta pola hubungan iman, ilmu, dan amal menurut perspektif Buya Hamka, sekaligus mengungkap relevansinya dalam menjawab problem dikotomi keilmuan dan krisis praksis keagamaan di era modern. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan tafsir tematik (mawḍū‘ī). Sumber data primer adalah Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, sedangkan sumber data sekunder meliputi literatur tafsir, karya pemikiran Islam, dan kajian akademik yang relevan. Analisis data dilakukan melalui penghimpunan ayat-ayat tematik, telaah penafsiran Buya Hamka, serta relevansi makna ayat dengan realitas sosial-keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka memandang iman sebagai fondasi etis, ilmu sebagai sarana kesadaran rasional yang bernilai, dan amal sebagai manifestasi konkret dari iman dan ilmu. Ketiganya bersifat korelatif, hierarkis, dan tidak dapat dipisahkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir Al-Azhar menawarkan model integratif iman– ilmu–amal yang relevan bagi penguatan etika keilmuan, pembentukan karakter, dan praksis keberagamaan umat Islam kontemporer, serta memperkaya pengembangan kajian tafsir tematik kontekstual. Kata Kunci :Iman, Ilmu, Amal, Buya Hamka, Tafsir Al-Azhar
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 08:30 | ||||||||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 08:30 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93031 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
