NATASYA, - (2026) HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DAN HARDINESS DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MASA EMERGING ADULTHOOD DI KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI NATASYA - TANPA BAB HASIL - NATASYA Psikologi S1.pdf - Published Version Download (8MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI NATASYA - BAB HASIL - NATASYA Psikologi S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (785kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PUBLIKASI - NATASYA Psikologi S1.pdf - Published Version Download (97kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DAN HARDINESS DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA MASA EMERGING ADULTHOOD DI KOTA PEKANBARU Natasya natasyaa1805@gmail.com Fakultas psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ABSTRAK Pada masa emerging adulthood, individu menghadapi tekanan dari berbagai aspek yang berkaitan dengan identitas, hubungan interpersonal ataupun tuntutan akademik juga karir. Psychological well-being memengaruhi masa emerging adulthood, yang mana self-acceptance, personal growth, dan purpose in life yang mendukung proses eksplorasi identitas, autonomy berkaitan dengan pengembangan kemandirian, sedangkan environmental mastery dan positive relations with others mencerminkan pencapaian status dewasa. Hardiness membantu dalam menghadapi kesulitan dan religiusitas membantu dalam memberikan makna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan hardiness dengan psychological well-being individu pada masa emerging adulthood di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjeknya berjumlah 215 orang yang berusia pada rentang 18-25 tahun dan beragama Islam. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, menggunakan The Muslim Religiousity-Personality Inventory (2006), Skala Hardiness (2022), dan Ryff‟s Psychological Well-Being Scale (2024). Analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil uji hipotesis menunjukkan secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan antara religiusitas dan hardiness dengan psychological well-being. Secara parsial, terdapat hubungan antara religiusitas dengan psychological well-being, dan terdapat hubungan antara hardiness dengan psychological well-being. Hardiness melalui keterlibatan dan pengendalian terhadap peristiwa kehidupan serta pemaknaan tantangan sebagai peluang memberikan kontribusi yang lebih besar (39,9%) terhadap psychological well-being pada masa emerging adulthood dibandingkan religiusitas (27,8%). Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemahaman dan pengamalan ajaran islam serta penguatan komitmen, kontrol dan tantangan guna mengoptimalkan psychological well-being. Kata kunci: religiusitas, hardiness, psychological well-being, emerging adulthood.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Ms. Rina Amelia - | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 06:54 | ||||||||
| Last Modified: | 23 Jan 2026 06:54 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
