DINAH AL-HUSNIYYAH, - (2026) HUBUNGAN CELEBRITY WORSHIP DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA DEWASA AWAL PENGGEMAR KOREAN POP. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - Dinah Al-Husniyyah Psikologi.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB HASIL - Dinah Al-Husniyyah Psikologi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (359kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
SERAH TERIMA - Dinah Al-Husniyyah Psikologi.pdf - Published Version Download (331kB) | Preview |
Abstract
Dewasa awal merupakan tahap perkembangan penting yang ditandai dengan proses pembentukan identitas diri, meningkatkan kemandirian, dan memperluas hubungan sosial yang bermakna. Pada tahap ini, keterlibatan dalam budaya populer, khususnya fandom K-Pop, dapat menimbulkan kecenderungan celebrity worship, yang berpotensi memengaruhi kondisi psychological well-being individu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara celebrity worship dengan psychological well-being pada dewasa awal penggemar K-Pop. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 253 penggemar K-Pop yang berusia berusia 18–25 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan skala Ryff’s Psychological Well-Being Scale dan Celebrity Attitude Scale yang disebarkan melalui media Google Form. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa celebrity worship tingkat entertaiment social memiliki hubungan dengan psychological well-being dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,434. Celebrity worship tingkat intense personal feelings memiliki hubungan dengan psychological well-being dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,514. Terakhir, celebrity worship tingkat borderline pathological memiliki hubungan dengan psychological well-being dengan nilai signifikansi sebesar sebesar 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,455. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa keterikatan terhadap figur selebriti dalam fandom K-Pop dapat menjadi salah satu faktor yang berperan dalam mendukung psychological well-being pada dewasa awal. Kata Kunci: Celebrity worship, psychological well-being, penggemar K-Pop, dewasa awal
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 05:31 | ||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 05:31 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
