DEWI CAHYARANI, - (2026) IMPLEMENTASI NILAI TAUHID DALAM PRINSIP-PRINSIP TABLIGH: ANALISIS BAB FADHILAH TABLIGH DALAM KITAB FADHAIL A’MAL KARYA MAULANA ZAKARIYA AL-KANDAHLAWI (1315 H-1402 H). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV DEWI CAHYARANI - DEWI CAHYARANI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
SKRIPSI BAB IV DEWI CAHYARANI - DEWI CAHYARANI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (976kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
SURAT PUBLIKASI - DEWI CAHYARANI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version Download (424kB) | Preview |
Abstract
Dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa praktik dakwah sering berlangsung secara formal dan rutinitas, tanpa diiringi penghayatan tauhid yang mendalam, padahal tauhid menuntut hadirnya niat yang ikhlas, ketaatan, dan sikap bersandar kepada Allah dalam setiap aktivitas dakwah. Dalam konteks sosio-religius India yang plural, Al-Kandahlawi menekankan penguatan nilai tauhid. Beliau menulis lebih dari 140 karya; salah satu karya monumentalnya adalah Kitab Fadhail A’mal yang menjadi rujukan utama Jamaah Tabligh (berdiri pada 1926 M), namun belum banyak dikaji secara integratif dari perspektif tauhid. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi prinsip prinsip tabligh dalam kitab tersebut, dan (2) menganalisis implementasi nilai-nilai tauhid dalam prinsip-prinsip tersebut. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi tematik terhadap Bab Fadhilah Tabligh, ditemukan 19 prinsip tabligh dalam 7 pasal, meliputi landasan teologis, etika internal da’i, etika sosial, dan lingkungan spiritual. Analisis menunjukkan bahwa prinsip-prinsip tersebut merefleksikan tiga dimensi tauhid amaliah: Tauhid al-Niyyah (keikhlasan) sebagai fondasi motivasi batin, Tauhid al-Ṭā‘ah (ketaatan) sebagai tindakan nyata, dan Tauhid al-I‘timād (tawakal) sebagai landasan sikap hati. Simpulan menegaskan bahwa konsep dakwah Maulana Zakariya Al-Kandahlawi dibangun di atas paradigma tauhid yang terintegrasi dan aplikatif. Ketiga dimensi tauhid saling menguatkan: niat yang ikhlas melahirkan ketaatan, dan keduanya hanya dapat dijalankan dengan menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah Swt. Dengan demikian, nilai dakwah diukur dari kedalaman penghayatan tauhid, bukan semata aspek lahiriah. Kata Kunci: Implementasi, Tauhid, Prinsip Tabligh, Fadhilah Tabligh, Fadhail A’mal, Maulana Zakariya al-Kandahlawi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 01:17 | ||||||||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:36 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92440 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
