MUKTIONO, - (2025) EVALUASI KECERNAAN SILASE DENGAN ADITIF SIRUP KOMERSIAL AFKIR SEBAGAI BAHAN PAKAN KOMPLIT SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB LENGKAP)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV MUKTIONO - Muktiono 2102.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV MUKTIONO - Muktiono 2102.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (769kB) |
||
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI - Muktiono 2102.pdf Restricted to Repository staff only Download (379kB) |
Abstract
"EVALUASI KECERNAAN SILASE DENGAN ADITIF SIRUP KOMERSIAL AFKIR SEBAGAI BAHAN PAKAN KOMPLIT SECARA IN VITRO Muktiono (12080113008) Di bawah bimbingan Sadarman dan Rahmi Febriyanti INTISARI Sirup komersial afkir (SKA) merupakan aditif silase yang kaya akan gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa, yang mudah difermentasi oleh mikroorganisme. Kandungan gula yang tinggi ini berperan sebagai sumber energi cepat bagi bakteri asam laktat, sehingga dapat mempercepat proses fermentasi pada pakan komplit. Dengan penambahan sirup komersial afkir, kondisi anaerob dalam silo dapat tercapai lebih cepat dan stabil, sehingga proses ensilase berjalan lebih efisien dan menghasilkan silase berkualitas baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas silase pakan komplit dengan penambahan SKA melalui metode in vitro berdasarkan parameter kecernaannya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Rincian perlakuan sebagai berikut: P1: Pakan Komplit (kontrol), P2: P1+SKA 2,50% BK, P3: P1+SKA 5% BK, P4: P1+SKA 7,50% BK, dan P5: P1+SKA 10% BK, kemudian difermentasi selama 30 hari pada suhu kamar. Parameter yang diamati meliputi kecernaan bahan kering, bahan organik, dan kecernaan protein kasar. Analisis data menggunakan analisis ragam, perbedaan antar perlakuan diuji lanjut dengan DMRT level 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan SKA memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik (P<0,01), kecuali kecernaan protein kasar nyata (P<0,05) dipengaruhi oleh penambahan SKA. Nilai kecernaan bahan kering pada penelitian ini berkisar 44,8%-50,9%, kecernaan bahan organik berkisar 42,2%-48,9%, dan kecernaan protein kasar berkisar 50,1%-61,5%. Simpulan dari penelitian ini adalah tidak perlu menambahkan SKA dalam pembuatan silase berbahan pakan komplit. Kata Kunci: Bahan kering, bahan organik, kecernaan, pakan komplit, protein kasar, silase"
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 636 Peternakan | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 11 Nov 2025 07:44 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Nov 2025 04:45 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91812 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
