RIZKI RIAN SAPUTRA, - (2025) PROSES PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ALQUR’AN: ANALISIS PENAFSIRAN PENCIPTAAN LANGIT DAN BUMI MENURUT M ABDUH DAN ZAGHLUL PERSPEKTIF TAFSIR ILMI. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
TESIS RIZKI RIAN SAPUTRA - Rizki Rian.pdf - Published Version Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - Rizki Rian.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN UPLOAD - Rizki Rian.pdf - Published Version Download (541kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini membahas proses penciptaan alam semesta menurut Al- Qur‘an dengan fokus pada penafsiran dua tokoh penting, yaitu Muhammad Abduh dan Zaghloul El-Naggar, dalam kerangka pendekatan tafsir ilmi. Tafsir ilmi merupakan pendekatan penafsiran yang mengintegrasikan wahyu Al-Qur‘an dengan temuan-temuan sains modern. Ayat-ayat kauniyah yang berkaitan dengan penciptaan langit dan bumi menjadi objek utama kajian, terutama QS. Al-Anbiya: 30, QS. Hud: 7, QS. Al-Baqarah: 164, QS. Fussilat: 11, dan QS. Az-Zariyat: 47. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis isi (content analysis). Data dikaji melalui analisis komparatif terhadap dua kitab tafsir utama, yaitu Tafsir al-Manar karya Muhammad Abduh dan Tafsir al-Jiyulujiyah fi al-Qur‟an al-Karim karya Zaghloul El-Naggar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammad Abduh menafsirkan ayat-ayat penciptaan dengan pendekatan rasional dan filosofis, yang menekankan nilai-nilai moral dan spiritual serta pentingnya penggunaan akal. Sementara itu, Zaghloul El- Naggar menekankan kesesuaian Al-Qur‘an dengan sains kontemporer, seperti teori Big Bang dan pentingnya air dalam kehidupan, sehingga memperkuat argumentasi mengenai kemukjizatan ilmiah Al-Qur‘an (i‘jaz ilmi). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua pendekatan memiliki kekuatan masing-masing: Abduh unggul dalam membangun kesadaran spiritual dan intelektual, sedangkan El-Naggar relevan dalam menjembatani dialog antara Al-Qur‘an dan ilmu pengetahuan. Studi ini menawarkan kontribusi terhadap pengembangan tafsir ilmi yang seimbang antara aspek rasional, spiritual, dan ilmiah, serta mendorong integrasi antara agama dan sains dalam menjawab tantangan kontemporer. Kata kunci: M.Abduh, El-Naggar, Tafsir Ilmi.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 22:45 | ||||||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2025 22:45 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
