M. RISMAN MUKHONIADI, - (2025) KONSEP JIHAD DALAM AL-QUR‟AN STUDI KOMPARATIF TAFSIR IBNU KATSIR DAN TAFSIR IBNU „ASYUR. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Gabungan)
SKRIPSI M. RISMAN MUKHONIADI - M. RISMAN MUKHONIADI Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Hasil)
BAB IV - M. RISMAN MUKHONIADI Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
pernyataan upload - M. RISMAN MUKHONIADI Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (559kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep jihad dalam Al-Qur‘an merupakan tema yang kaya dan kompleks, yang tidak hanya terbatas pada aspek konfrontasi fisik atau militer, tetapi juga mencakup perjuangan spiritual, sosial, dan moral dalam membela agama serta menegakkan nilai-nilai keadilan. Keragaman penafsiran terhadap ayat-ayat jihad menunjukkan bahwa setiap mufassir memiliki pendekatan dan kerangka pemikiran yang berbeda, yang dipengaruhi oleh latar belakang metodologi, konteks zaman, dan orientasi epistemologis masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ayat-ayat tentang jihad dalam Al- Qur‘an serta menganalisis perbandingan penafsiran antara dua mufassir terkemuka, yakni Ibnu Katsir dan Ibnu ‗Āsyūr, terhadap empat ayat utama yang memuat konsep jihad, yaitu QS. An-Naḥl/16:110, QS. Al-‗Ankabūt/29:69, QS. Muḥammad/47:31, dan QS. Aṣ-Ṣaff/61:11. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis komparatif. Sumber primer diperoleh dari Tafsīr al-Qur‟ān al-„Aẓīm karya Ibnu Katsir dan Tafsīr al-Taḥrīr wa al-Tanwīr karya Ibnu ‗Āsyūr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Katsir cenderung menafsirkan jihad secara tekstual dan historis, dengan penekanan pada aspek pahala dan legitimasi syar‗i dalam konteks asbāb al-nuzūl. Sebaliknya, Ibnu ‗Āsyūr menekankan pendekatan linguistik, maqāṣidī, dan kontekstual, yang memandang jihad sebagai sarana pembentukan karakter umat dan transformasi sosial. Perbandingan ini memperlihatkan bahwa makna jihad dalam Al-Qur‘an bersifat multidimensional dan adaptif, serta menuntut pendekatan tafsir yang responsif terhadap dinamika zaman. Kata Kunci: Jihad, Al-Qur‟an, Ibnu Katsir, Ibnu „Asyur
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Jul 2025 04:29 | ||||||||||||
| Last Modified: | 21 Jul 2025 04:29 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90958 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
