RANDI KURNIAWAN, - (2025) OPTIMALISASI KECERNAAN IN VITRO KONSENTRAT YANG DIENSILASE MENGGUNAKAN SIRUP KOMERSIAL AFKIR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV RANDI KURNIAWAN - Randi Kurniawan.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV RANDI KURNIAWAN - Randi Kurniawan.pdf Restricted to Repository staff only Download (795kB) |
||
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
SURAT PUBLIKASI RANDI - Randi Kurniawan.pdf Download (377kB) | Preview |
Abstract
OPTIMALISASI KECERNAAN IN VITRO KONSENTRAT YANG DIENSILASE MENGGUNAKAN SIRUP KOMERSIAL AFKIR Randi Kurniawan (12180114524) Di bawah bimbingan Sadarman dan Muhamad Rodiallah INTISARI Sirup komersial mengandung gula sederhana (glukosa dan fruktosa), mudah dicerna dan mampu meningkatkan energi serta cita rasa pakan. Pada ruminansia, glukosa berperan penting dalam menunjang aktivitas mikroba rumen dan proses metabolisme, terutama saat kebutuhan energi meningkat, namun, jika diberikan berlebihan, glukosa dapat memicu gangguan pencernaan, sehingga penggunaannya perlu dikontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan sirup komersial afkir (SKA) sebagai aditif silase berbasis konsentrat terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar, serta kadar PK secara in vitro. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan meliputi: P1 (kontrol tanpa SKA), P2 (1,50% SKA dari BK), P3 (3% SKA), P4 (4,50% SKA), dan P5 (6% SKA). Parameter yang diukur meliputi kecernaan BK, BO, dan PK, serta kandungan PK dalam silase berbasis konsentrat tinggi protein. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dengan perangkat lunak SPSS versi 26.0, dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan SKA memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kecernaan BK, BO, dan PK, sebaliknya, kandungan PK silase menurun pada level SKA yang lebih tinggi. Kesimpulannya, penambahan SKA sebesar 4,50% dari BK menghasilkan nilai kecernaan terbaik (KcBK 63,1%; 66,3%; KcPK 75,3%), yang mengindikasikan bahwa SKA mampu memperbaiki proses fermentasi dan meningkatkan kualitas nutrisi silase secara keseluruhan. Kata Kunci: In vitro, kecernaan, konsentrat, SKA, silase
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2025 04:20 | ||||||||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2025 04:20 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/89690 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
