Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PEMIKIRAN WAHBAH AL-ZUHAILI TENTANG KONSEP KAFARAT ZIHAR DALAM KITAB AL-FIQH AL-ISLAMI WA ADILLATUHU

ABDUR ROHMAN, - (2025) PEMIKIRAN WAHBAH AL-ZUHAILI TENTANG KONSEP KAFARAT ZIHAR DALAM KITAB AL-FIQH AL-ISLAMI WA ADILLATUHU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LENGKAP KECUALI BAB IV.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Pe.ne.litian ini dilatarbe.lakangi ole.h pe.mikiran Wahbah al-Zuḥailī te.ntang ke.wajiban kafārat dalam kasus ẓihār, yaitu ucapan suami yang me.nyamakan istrinya de.ngan mahram (pe.re.mpuan yang haram dinikahi). Me.nurut Wahbah alZuḥailī, se.tiap kali ucapan ẓihār diulang, me.skipun kafārat se.be.lumnya be.lum ditunaikan, te.tap wajib me.mbayar kafārat baru. Hal ini kare.na se.tiap ucapan ẓihār dianggap se.bagai pe.rbuatan hukum yang be.rdiri se.ndiri, yang be.rdampak pada ke.hormatan dan ke.damaian rumah tangga. Adapun tujuan dari pe.ne.litian ini adalah: pe.rtama, untuk me.nge.tahui bagaimana pe.mikiran Wahbah al-Zuhaili te.ntang konse.p kafarat zihar. Ke.dua, untuk me.nje.laskan istinbath hukum Wahbah al-Zuhaili dalam me.ne.tapkan kafarat zihar. Ke.tiga, untuk me.nge.tahui re.le.vansi pe.mikiran Wahbah al-Zuhaili te.ntang kafarat zihar te.rhadap konte.ks ke.hidupan mode.rn di Indone.sia Pe.ne.litian ini me.rupakan pe.ne.litian pustaka (library re.se.arch) dalam kitab al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Je.nis data yang digunakan adalah data kualitatif. Te.knik pe.ngumpulan data me.nggunakan me.tode. tinjauan pustaka de.ngan me.mbaca dan me.nganalisis buku-buku yang be.rkaitan de.ngan masalah yang dite.liti. Te.knik analisis yang digunakan adalah re.duksi data, pe.nyajian data, dan pe.ngambilan ke.simpulan. Pe.nde.katan pe.ne.litian yang digunakan dalam pe.ne.litian ini adalah pe.nde.katan kualitatif. Pe.ne.litian ini me.nyimpulkan bahwasannya me.wajibkan kafārat se.tiap kali ucapan ẓihār diulang, be.rdasarkan kaidah hukum yang be.rpijak pada ‘illat se.rta prinsip maslahah dan maqāṣid al-syarī‘ah. Pe.nde.katan Wahbah al-Zuḥailī yang me.wajibkan kafārat se.tiap kali ucapan ẓihār diulang dapat dilihat se.bagai be.ntuk pe.ne.rapan maqasid syariah pada prinsip ḥifẓ al-‘ird (pe.rlindungan te.rhadap ke.hormatan) dan ḥifẓ al-nasl (pe.rlindungan te.rhadap ke.turunan), dua dari lima tujuan utama maqāṣid al-syarī‘ah. Ucapan ẓihār, yang me.nye.rupakan istri de.ngan mahram, me.rupakan be.ntuk ke.ke.rasan ve.rbal yang dapat me.rusak ke.hormatan pe.re.mpuan dan me.nciptakan ke.tidakstabilan dalam rumah tangga. Ole.h kare.na itu, pe.ne.gakan kafārat se.cara be.rulang dimaksudkan untuk me.mbe.rikan e.fe.k je.ra dan me.ndorong tanggung jawab moral suami te.rhadap ucapannya. Se.lain itu, prinsip maslahah juga me.njadi dasar pe.nguatan pandangan Wahbah al-Zuḥailī. De.ngan me.wajibkan kafārat se.tiap kali ucapan ẓihār diulang, hukum Islam me.nce.gah pe.nyalahgunaan hak suami dalam komunikasi rumah tangga, se.rta me.mastikan bahwa ke.te.ntuan syariat tidak dise.le.we.ngkan untuk ke.pe.ntingan se.pihak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAhmad Fauzi, -2123017601ahmad.fauzi@uin-suska.ac.id
Thesis advisorJohari, -2020036401Kebangjo@gmail.com
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: fpsi -
Date Deposited: 26 May 2025 06:31
Last Modified: 05 Jun 2025 04:34
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/88191

Actions (login required)

View Item View Item