STRATEGI BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)PADA HOME INDUSTRI TEMPEDIKECAMATAN SABAK AUH KABUPATENSIAK SRI INDRAPURADITINJAU MENURUT EKONOMI ISLAM

Agus Salim, (2015) STRATEGI BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX)PADA HOME INDUSTRI TEMPEDIKECAMATAN SABAK AUH KABUPATENSIAK SRI INDRAPURADITINJAU MENURUT EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab I Pendahuluan.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II Gambaran Umum Lokasi Kecamatan Sabak Auh.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III Tinjauan Teortis Bauran Pemasaran (Marketing Mix).pdf

Download (168kB) | Preview
[img] Text
BAB IV Hasil Penelitian dan pembahasan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[img]
Preview
Text
BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf

Download (20kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (16kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul: Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Pada Home Industri Tempe Di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Sri Indrapura Di Tinjau Menurut Ekonomi Islam. Skripsi ini dilatar belakangi oleh adanya penurunan daya beli pelanggan/konsumen terhadap produk tempe dikarenakan adanya pedagang yang masuk dari luar daerah Kecamatan Sabak Auh yang berani menjual produk tempenya dibawah harga rata-rata pasar serta dengan adanya peningkatan harga beli kacang kedelai yang melambung tinggi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi bauran pemasaran (Marketing Mix) pada home industri tempe di Kecamatan Sabak Auh, apa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan bauran pemasaran (Marketing Mix) pada home industri tempe di Kecamatan Sabak Auh serta bagaimana tinjauan ekonomi Islam terhadap bauran pemasaran (Marketing Mix) pada home industri tempe di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Sri Indrapura. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang berlokasi di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Sri Indrapura. Penelitian ini bertujuan (a) untuk mengetahui strategi bauran pemasaran (Marketing Mix) pada home industri tempe di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Sri Indrapura, (b) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi home industri di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Sri Indrapura (c) untuk mengetahui tinjauan ekonomi Islam terhadap bauran pemasaran (Marketing Mix) pada home industri tempe di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Sri Indrapura. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 Orang, dari populasi yang ada maka penulis menjadikan seluruh populasi sebagai sampel dengan menggunakan metode Total Sampling yang terdiri dari 20 Orang pemilik home industri tempe. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Langkah- langkah penelitian yang dilakukan penulis yaitu metode observasi, wawancara, dan angket. Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (a) Strategi bauran pemasaran (Marketing Mix) yang dilakukan oleh para pengusaha home industri tempe masih dengan cara tradisional tanpa ada pengembangan pemasaran, baik dari segi produk (product), tempat (place), promosi (promotion), dan harga (price). (b) adapun faktor pendukung produk home industri tempe adalah tempe merupakan salah satu makanan tradisional yang bebas dari zat kimia yang digemari orang- orang dari kalangan bawah dan atas dari cara pembuatannya pun tidak menggunakan alat tekhnologi yang canggih/modern, dan juga merupakan salah satu makanan yang mampu tahan selama 3 hari. Sedangakan faktor penghambatnya adalah terbatasnya ketersediaan bahan baku kedelai, karena bahan baku yang digunakan adalah kedelai impor dari Malaysia. (c) Adapun dari tinjauan ekonomi Islam terhadap Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) yang dilakukan pada Home Industri Tempe di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak Sri Indrapura adalah, (1) produk tempe yang dihasilkan tidak ada indikasi larangan atau keharaman dari yang dihasilkan oleh home industri tempe yang ada di Kecamatan Sabak Auh. (2) harga produk tempe yang ditawarkan oleh pengusaha home industri tempe kepada konsumen dapat dijangkau. (3) berkenaan dengan tempat pemasaran produk tempe para pengusaha home industri tempe sangat mengutamakan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh konsumen. (4) dari segi promosi para pengusaha home industri tempe yang ada di Kecamatan Sabak Auh belum sepenuhnya sesuai dengan sistem ekonomi Islam, karena mereka tidak maksimal dalam berupaya untuk meningkatkan penjualan produksinya, hal ini terbukti bahwa dari aspek strategi masih apa adanya, sedangkan Islam menganjurkan umatnya untuk selalu berupaya mencapai yang terbaik bukan apa adanya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 31 Aug 2016 18:49
Last Modified: 31 Aug 2016 18:49
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/6724

Actions (login required)

View Item View Item