ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SIR 20 DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus : PT. RICRY)

Yogi Arif Ahmad, (2014) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SIR 20 DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus : PT. RICRY). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
fm.pdf

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (610kB) | Preview
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (19kB)
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
em.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Kualitas merupakan keseluruhan karakteristik dan keistimewaan dari suatu produk atau jasa yang dihasilkan dari kemampuan produk atau jasa untuk memuaskan sebagian atau secara keseluruhan kebutuhan dari konsumen. PT. RICRY merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan karet berupa barang setengah jadi yang disebut Crumb Rubber atau SIR (Standard Indonesian Rubber) dengan jenis produksi SIR 10 dan SIR 20. Meskipun perusahaan ini telah lama berdiri masih saja terjadi produk reject yang dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Jenis reject yang sering terjadi adalah mentah dan lengket. Karakteristik reject mentah dan lengket terjadi pada proses dryer dimana reject mentah disebabkan oleh lembaran karet turun tidak sesuai jadwal dan pengisian karet remah melampaui volume batas bak trolly sehingga proses pemasakan kurang sempurna, sedangkan reject lengket disebabkan oleh peralatan/trolly kotor dan karet terlalu masak sehingga terjadi lengket. Berdasarkan perhitungan yield kemampuan proses produk sebesar 99,28% dengan membuat 0,72% atau 0,0072 kesempatan untuk menghasilkan produk cacat selama proses produksi. Tingkat pencapaian kualitas berdasarkan pengukuran nilai DPMO dan Kapabilitas Sigma diperoleh nilai DPMO sebesar 0,003606. Artinya dari 1.000.000 produk yang dihasilkan selama proses, dapat terjadi kecacatan sebanyak 3606 unit produk dan diperoleh level sigma sebesar 2,91. Berdasarkan tabel pencapaian tingkat Six Sigma menunjukkan bahwa kemampuan proses yang terjadi sangat tidak kompetitif. Adapun usulan yang diberikan adalah memberikan pelatihan operator (stasiun cutter), memberikan tanda batas pengisian bak trolly, melihat jadwal penurunan lembaran karet, memeriksa kebersihan peralatan, dan memeriksa kesempurnaan masaknya karet (tidak mentah dan tidak lengket). Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, SIR 20, Six Sigma, DMAIC

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 670 Manufaktur, Pabrik-pabrik
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Industri
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 27 Apr 2016 19:48
Last Modified: 27 Apr 2016 19:48
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/3893

Actions (login required)

View Item View Item