Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONSEP TA‘AWUN MENURUT FAKHRUDDIN AL-RAZI DAN RELEVANSINYA DENGAN ALTRUISME DI ERA KONTEMPORER (KAJIAN SURAT AL-MAIDAH AYAT 2)

AUDI AFANDI (2026) KONSEP TA‘AWUN MENURUT FAKHRUDDIN AL-RAZI DAN RELEVANSINYA DENGAN ALTRUISME DI ERA KONTEMPORER (KAJIAN SURAT AL-MAIDAH AYAT 2). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - Audi Afandi.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
FILE HASIL PENELITIAN (BAB IV) - Audi Afandi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (778kB)
[img]
Preview
Text (Penyataan Publikasi)
publikasi - Audi Afandi.pdf - Published Version

Download (70kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini mengkaji fenomena meningkatnya kecenderungan individualisme serta menurunnya solidaritas sosial dalam masyarakat modern yang menunjukkan urgensi penguatan nilai altruisme. Dalam perspektif Islam, nilai tersebut termanifestasi dalam konsep ta‘āwun sebagai prinsip kerja sama dalam kebaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ta‘āwun dalam Q.S. al-Mā’idah ayat 2 menurut Fakhr al-Din al-Rāzī dalam Tafsir Mafātīḥ al-Ghayb serta relevansinya terhadap altruisme kontemporer. Metode yang digunakan adalah tafsir tematik dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ta‘āwun merupakan prinsip etika sosial kolektif yang mengarahkan kerja sama pada kebajikan (al-birr) dan ketakwaan (al-taqwā), serta melarang kerja sama dalam dosa (al-ithm) dan permusuhan (al-‘udwān). Penafsiran al-Rāzī juga menegaskan sifat kontekstual hukum, seperti kebolehan berburu setelah tahallul yang sebelumnya dilarang saat ihram, yang menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam situasi tertentu. Selain itu, larangan berbuat zalim akibat kebencian (shanā’ān) menegaskan pentingnya pengendalian emosi dalam hubungan sosial. Penutup ayat yang berisi ancaman kerasnya azab Allah memperkuat dimensi etis dan teologis dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, ta‘āwun tidak hanya selaras dengan altruisme, tetapi juga menawarkan kerangka etika yang komprehensif dan aplikatif sebagai solusi atas krisis individualisme di era modern. Kata kunci: Ta‘āwun, altruisme, Fakhruddīn al-Rāzī, Etika sosial Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorLukmanul Hakim2002058901LukmanulHakim@uin-suska.ac.id.
Thesis advisorH. Abd. Ghofur2013067001AbdGhofur@uin-suska.ac.id.
Subjects: 200 Agama > 297.092 Muslim
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Mr. Supliadi
Date Deposited: 21 May 2026 04:11
Last Modified: 21 May 2026 04:11
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93675

Actions (login required)

View Item View Item