Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KAJIAN TAFSIR AUDIOVISUAL TERHADAP QS. AN-NUR 11-18 PERSPEKTIF MUSTHAFA UMAR (ANTISIPASI PENCEGAHAN HOAKS)

AHMAD LUTHFI AFNAUFAL (2026) KAJIAN TAFSIR AUDIOVISUAL TERHADAP QS. AN-NUR 11-18 PERSPEKTIF MUSTHAFA UMAR (ANTISIPASI PENCEGAHAN HOAKS). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.

[img]
Preview
Text (Bab gabungan)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - AUDI AFANDI Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
FILE HASIL PENELITIAN (BAB IV) - AUDI AFANDI Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Penyataan Publikasi)
publikasi - AUDI AFANDI Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf - Published Version

Download (483kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas penyebaran berita hoaks yang semakin masif dimana dilatarbelakangi oleh maraknya penyebaran hoaks di era digital yang menimbulkan dampak sosial dan moral yang serius, seperti rusaknya keharmonisan masyarakat dan menurunnya kepercayaan publik, sementara Al-Qur‟an melalui QS. An-Nur ayat 11–18 telah memberikan peringatan sejak peristiwa ḥadīts al-ifk terkait bahaya berita dusta; namun, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tabayyun serta minimnya kajian tafsir berbasis audiovisual menjadi urgensi penelitian ini . Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan tafsir audiovisual terhadap penafsiran Ustadz Dr. Musthafa Umar melalui media YouTube, yang dipadukan dengan analisis konten digital dan wawancara langsung sebagai sumber data primer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara, serta analisis isi terhadap kajian tafsir daring .Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Musthafa Umar menekankan pentingnya verifikasi informasi, larangan menyebarkan berita tanpa dasar ilmu, serta menjaga lisan sebagai bentuk pencegahan hoaks, di samping adanya relevansi kuat antara peristiwa ḥadīts al-ifk dengan fenomena hoaks kontemporer dalam pola penyebaran informasi tanpa klarifikasi . Dengan demikian, QS. An-Nur ayat 11–18 tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga mengandung prinsip etis yang relevan dalam menghadapi hoaks di era digital, dan penafsiran Musthafa Umar melalui media audiovisual memberikan kontribusi penting dalam pengembangan tafsir kontemporer sekaligus menjadi pedoman praktis dalam membangun etika komunikasi Islami di masyarakat modern. Kata Kunci: Hoaks, Musthafa Umar, Tafsir Audiovisual

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorH. Masyhuri Putra2022047101MasyhuriPutra@uin-suska.ac.id.
Thesis advisorEdi Hermanto2018078601EdiHermanto@uin-suska.ac.id.
Subjects: 200 Agama > 297.092 Muslim
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Mr. Supliadi
Date Deposited: 21 May 2026 04:00
Last Modified: 21 May 2026 04:00
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93674

Actions (login required)

View Item View Item