Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TRADISI DUI PAPPENRE PADA SUKU BUGIS STUDI KOMPARATIF: PANDANGAN GENERASI TUA DAN MUDA DI DESA SENCALANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

WAWAN, - (2026) TRADISI DUI PAPPENRE PADA SUKU BUGIS STUDI KOMPARATIF: PANDANGAN GENERASI TUA DAN MUDA DI DESA SENCALANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - WAWAN.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - WAWAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img]
Preview
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
SERAH TERIMA - WAWAN.pdf - Published Version

Download (354kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Tradisi Dui Pappenre adalah salah satu adat perkawinan yang masih dijalankan oleh masyarakat bugis, termasuk di Desa Sencalang, kecematan Keritang, kabupaten Indragiri Hilir. Tradisi ini berkaitan dengan pemberian uang oleh pihak laki-laki kepeda pihak perempuan sebagai bagian dari proses menuju pernikahan. Namun seiring dengan perubahan sosial dan ekonomi masyarakat, Tradsi Dui Pappenre memunculkan perbedaan pandangan antara generasi tua dengan generasi muda. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan serta menganalisis pandangan generasi tua dan generasi muda terhadap tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui wawancara dan observasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah sepuluh orang, terdiri dari lima orang generasi tua dan lima orang generasi muda yang berasal dari Desa Sencalang. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menelaah makna dan pandangan informan terhadap tradisi Dui Pappenre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan tradisi Dui Pappenre masih mengikuti adat yang berlaku, akan tetapi terdapat perbedaan pandangan antara generasi tua dan generasi muda. Generasi tua memandangan Dui Pappenre sebagai tradisi adat yang wajib dipertahankan karena berkaitan dengan kehormatan dan nilai budaya budaya bugis. Sementara itu generasi muda cenderung memandang tradisi ini perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan perkembangan zaman, terutama terkait dengan besaran nominal yang dinilai memberatkan. Kata kunci : Dui Pappenre, Tradisi Bugis, Generasi Tua, Generasi Muda

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorALPIZAR, -2025066401alpi.alpizar@yahoo.com
Thesis advisorMUHAMMAD YASIR, -2006017802yasirmuhammad053@gmail.com
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Studi Agama-Agama
Depositing User: Ayu - Apriliani
Date Deposited: 06 May 2026 07:01
Last Modified: 06 May 2026 07:01
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93556

Actions (login required)

View Item View Item