VONNY APRILIA, - (2026) PRAKTIK HIBAH KEBUN SAWIT KEPADA ANAK PEREMPUAN PERSFEKTIF MAQASID SYARIAH (Studi Kasus Desa Koto Ranah Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - VONNY APRILIA Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - VONNY APRILIA Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SERAH TERIMA - VONNY APRILIA Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf - Published Version Download (123kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Vonny Aprilia (2026) : Praktik Hibah Kebun Sawit kepada Anak Perempuan Perspektif Maqasid Syariah (Studi Kasus Desa Koto Ranah Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu) Penelitian ini membahas tentang praktik hibah kebun sawit kepada anak perempuan dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah di Desa Koto Ranah, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu. Dalam kehidupan masyarakat setempat, hibah sering dijadikan sebagai alternatif pembagian harta terakhir oleh orang tua kepada anak-anaknya sebelum meninggal dunia. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa sebagian orang tua lebih memilih menghibahkan kebun sawit kepada anak perempuan sebagai bentuk kasih sayang sekaligus untuk membantu kehidupan anak setelah menikah. Namun dalam praktiknya, hibah tersebut sering kali hanya diberikan kepada anak perempuan sehingga anak laki-laki tidak memperoleh bagian dari harta tersebut. Hal ini menimbulkan persoalan mengenai keadilan dalam keluarga jika ditinjau dari perspektif Maqasid Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan hibah kebun sawit kepada anak perempuan di Desa Koto Ranah serta menganalisisnya berdasarkan perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari orang tua yang melakukan hibah, anak perempuan penerima hibah, tokoh agama, tokoh adat, serta kepala desa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hibah kebun sawit kepada anak perempuan dilakukan sebagai alternatif pembagian harta terakhir oleh orang tua dengan tujuan membantu kehidupan anak perempuan setelah menikah serta menjaga keberlanjutan pengelolaan kebun dalam keluarga. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, praktik tersebut dapat dipahami sebagai upaya mewujudkan kemaslahatan, khususnya dalam menjaga harta (ḥifẓ al-māl) dan keharmonisan keluarga. Namun demikian, pemberian hibah yang hanya diberikan kepada anak perempuan tanpa mempertimbangkan keadilan bagi anak laki-laki berpotensi menimbulkan ketimpangan dan konflik dalam keluarga, sehingga prinsip keadilan dan kemaslahatan harus tetap menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaannya. Kata Kunci: Hibah, Kebun Sawit, Anak Perempuan, Maqāṣid al-Syarī‟ah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Rina Amelia - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 May 2026 03:33 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 May 2026 03:33 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93523 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
