Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

FENOMENA WORKAHOLIC PERSPEKTIF AL-QUR'AN JURUSAN : ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR

SATRIA WATI (2026) FENOMENA WORKAHOLIC PERSPEKTIF AL-QUR'AN JURUSAN : ILMU AL-QUR'AN DAN TAFSIR. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
BAB GABUNGAN - Satria Satria.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
BAB IV - Satria Satria.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (918kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
Peernyataan - Satria Satria.pdf - Published Version

Download (517kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Fenomena Workaholic Perspektif Al-Qur‟an”. Adapun dalam penelitian ini adalah menjelaskan penafsiran ayat-ayat al-Qur‟an terkait kerja dalam kehidupan sehari-hari dan menganalisis nilai-nilai dalam al-Qur‟an terhadap fenomena workaholic pada kehidupan. Maka dari itu rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1) Bagaimana penafsiran ayat-ayat kerja dalam alQur‟an perspektif mufassir? (2) Bagaimana nilai-nilai dalam al-Qur‟an terhadap fenomena workaholic pada kehidupan?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif yang menggunakan sumber data primer berupa kitab-kitab tafsir, sedangkn sumber skunder menggunakan buku-buku, artikel, jurnal, serta sumber bacaan lainnya yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Hasil dari penelitian ini yaitu penafsiran ayat-ayat al-Qur‟an menunjukkan bahwa Islam memandang kerja sebagai aktivitas penting dan bernilai ibadah. Namun, kerja harus dilakukan secara proporsional dan tidak melalaikan tujuan akhirat. QS. At-Taubah: 105 tanggung jawab dan pengawasan allah dalam bekerja, QS. Ar-Rum: 23 keseimbangan antara istirahat dan kerja dalam tatanan kehidupan manusia, QS. Az-Zumar: 39 bekerja sesuai dengan kemampuan dan orientasi akhirat, QS.Al-Jumu‟ah: 10 keseimbangan antara ibadah dan aktivitas dunia sebagai prinsip tawazun. Para mufasir menegaskan bahwa dunia dan kerja bukanlah tercela, selama tidak dijadikan tujuan utama hidup. Perilaku workaholic bertentangan dengan prinsip keseimbangan karena mengabaikan istirahat, ibadah, dan kehidupan sosial. Oleh karena itu, Islam menekankan kerja yang seimbang, sesuai kemampuan, dan berorientasi pada kebahagiaan dunia serta akhirat. Kata Kunci: Al-Qur’an, Keseimbangan, Workaholic

Item Type: Thesis (Thesis)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSyamruddin2023035801syamruddinnst@gmail.com
Thesis advisorLaila Sari Masyhur2027027902laila.sari.masyhur@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Tafsir Hadits
Depositing User: Mr. Supliadi
Date Deposited: 23 Apr 2026 07:19
Last Modified: 23 Apr 2026 07:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93493

Actions (login required)

View Item View Item