RAISA NABILA (2026) "TINJAUAN MASLAHAH TERHADAP P ERTIMBANGAN HUKUM DALAM MENETAPKAN HAK ASUH ANAK YANG BELUM MUMAYYIZ KEPADA IBU YANG MELAKUKAN KEKERASAN (Putusan Pengadilan Agama Bukittinggi Nomor 525/Pdt.G/2024/PA.Bkt)". Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
|
Text (Bab gabungan)
GABUNGAN TANPA BAB IV - Raisa Nabila.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB PEMBAHASAN - Raisa Nabila.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (645kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
Pernyataan Raisa Nabila.pdf - Published Version Download (118kB) | Preview |
Abstract
"ABSTRAK Raisa Nabila, (2026): Tinjauan Maslahah Terhadap Pertimbangan Hukum Dalam Menetapkan Hak Asuh Anak Yang Belum Mumayyiz Kepada Ibu Yang Melakukan Kekerasan (Putusan Pengadilan Agama Bukittinggi Nomor 525/Pdt.G/2024/PA.Bkt) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penetapan hak asuh anak yang belum mumayyiz kepada ibu yang melakukan kekerasan berdasarkan kesepakatan mediasi dalam perkara cerai gugat Putusan Nomor 525/Pdt.G/2024/PA.Bkt. Dalam perkara tersebut, hakim mengesahkan kesepakatan mediasi yang memberikan hak hadhanah kepada ibu, meskipun dalam persidangan terungkap adanya dalil dan kesaksian mengenai tindakan kekerasan fisik dan verbal terhadap anak. Kondisi ini menimbulkan persoalan hukum terkait kesesuaian pertimbangan hakim dengan prinsip kemaslahatan bagi anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: Apa yang menjadi dasar pertimbangan hakim Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B dalam menetapkan hak asuh anak pada kasus cerai gugat dengan nomor perkara 525/Pdt.G/2024/PA.Bkt, serta bagaimana analisis pertimbangan hakim tersebut ditinjau dari perspektif maslahah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menetapkan hak asuh anak melalui kesepakatan mediasi serta menganalisis kesesuaian pertimbangan tersebut dengan prinsip maslahah dalam hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer berupa putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, dan Kompilasi Hukum Islam, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan dengan hadhanah dan maslahah. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif analitis menggunakan perspektif maslahah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam menetapkan hak asuh anak dalam putusan tersebut lebih menitikberatkan pada kesepakatan mediasi para pihak, tanpa disertai analisis mendalam terhadap dampak dan risiko kekerasan terhadap anak. Dari perspektif maslahah, penetapan hak asuh tersebut berpotensi bertentangan dengan tujuan hukum Islam dalam melindungi keselamatan dan kepentingan anak, karena kemaslahatan anak seharusnya menjadi prioritas utama dalam penetapan hadhanah. Kata Kunci: hak asuh anak, hadhanah, pertimbangan hakim, maslahah."
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. Supliadi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 05:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 15 Apr 2026 05:39 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93453 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
