Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN MAQASHID SYARI’AH TERHADAP HAK KEWARISAN ANAK YANG MELAKUKAN EUTHANASIA PADA ORANG TUA

RIZKI AGUNG PRATAMA, - (2026) TINJAUAN MAQASHID SYARI’AH TERHADAP HAK KEWARISAN ANAK YANG MELAKUKAN EUTHANASIA PADA ORANG TUA. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
1 lengkap tanpa hasil - Rizki Agung.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
2. BAB HASIL AGUNG - Rizki Agung.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
CamScanner 27-01-2026 22.57 - Rizki Agung.pdf - Published Version

Download (521kB) | Preview

Abstract

Penilitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya fenomena euthanasia, mengakhiri kehidupan seseorang secara medis yang bertujuan, untuk menghindarkan penderitaan sakit berkepanjangan secara sengaja maupun tidak sengaja dengan syarat yang ketat. Dalam konteks hukum di beberapa negara, euthanasia telah dilegalkan. Namun di Indonesia, euthanasia belum dilegalkan, dipandang sebagai pelanggaran Hukum Pidana terutama Hukum Islam, Permasalahan menjadi serius ketika pelaku euthanasia adalah anak kandung, yang merupakan ahli waris dari orang tua yang menjadi korban euthanasia, bukan karena motif duniawi atau dendam, melainkan atas dasar kasih sayang dan belas kasihan terhadap penderitaan yang diderita pewaris, yang menimbulkan pertanyaan apakah anak tersebut tetap berhak mewarisi harta warisan orang tuanya, atau hak warisnya gugur karena dianggap sebagai pembunuh. Penilitian ini bertujuan sebagai berikut: pertama, mengetahui pandangan Hukum Islam terhdap Kedudukan anak pelaku euthanasia terhadap orang tua. kedua, untuk mengetahui perspektif maqashid syari’ah, terhadap hak kewarisan anak pelaku kewarisan euthanasia. Penelitian ini berbentuk studi kepustakaan (library research). Sumber yang dipakai meliputi sumber primer yaitu buku-buku fiqih klasik maupun kontemporer. diantaranya adalah al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu karya Wahbah Az-Zuhaili, Fiqh al-Jinayat al-Islamiyyah karya Abdul Qadir Audah, Fatwa-Fatwa Kontemporer karya Yusuf al-Qaradhawi dan sumber sekunder yaitu buku-buku, jurnal, dan hasil penelitian yang memiliki relevansi lainnya yang terkait pembahasan pada penelitian ini. Pembahasan dan analisis menggunkan metode deskriptif. Hasil penilitian menyimpulkan: pertama, pandangan Hukum Islam terhdap tindakan euthanasia yang dilakukan anak pada orang tua adalah euthanasia aktif itu sangat jelas haram dalam syari’at Islam dan apabila dilakukan anak terhadap orang tuanya maka akan dikenakkan hukuman qishas sedangankan euthanasia pasif di perbolehkan dengan syarat tidak ada unsur kesengajaan untuk membunh dan menurut perhitungan medis tidak dapat di sembuhkan, tetapi dikenai diyat mughallazah (denda berat) sebagai bentuk tanggung jawab atas kematian yang terjadi, kedua, hak kewaarisan anak yang melakukan euthanasia terhadapa orang tua berdasarkan perspektif Maqashid Syari’ah, euthanasia secara aktif itu sangat jelas tidak mendapatkan hak waris karena melakukan dengan kesengajaan, berbeda dengan euthanasia secara pasif masih mendapatkan hak kewarisannya dengan cacatan tidak ada unsur kesengajaan untuk membunuh dan menurut ilmu skedokteran pasien tidak dapat di sembuhkan. Kata kunci: Euthanasia, hak Kewarisan, Maqashid Syari’ah, ,

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSOFIA HARDANI, -2030056301sofia.hardani@yahoo.com
Thesis advisorAHMAD MAS'ARI, -2019068401ahmad.mas'ari@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 28 Jan 2026 08:07
Last Modified: 28 Jan 2026 08:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93164

Actions (login required)

View Item View Item