YOSSI SAWITRI S (2026) KETENANGAN JIWA DALAM AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN KEHIDUPAN MODERN (STUDI KOMPARATIF TAFSIR AL-JILANI DAN TAFSIR AL-AZHAR). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI YOSSI SAWITRI S - TANPA BAB HASIL - YOSSI SAWITRI S Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI YOSSI SAWITRI S - BAB HASIL - YOSSI SAWITRI S Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf Restricted to Repository staff only Download (534kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
Surat Persetujuan Publikasi - YOSSI SAWITRI S Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf Download (260kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Ketenangan Jiwa dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Kehidupan Modern (Studi Komparatif Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar)”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an dan relevensinya dengan kehidupan modern serta membandingkan antara Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar. Dari tujuan penelitian tersebut dapat diperoleh rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang ketenangan jiwa dalam Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar? (2) Bagaimana konsep dan relevansi ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an, perspektif Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar terhadap kehidupan modern? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) yang merujuk pada sumber-sumber bacaan seperti buku, jurnal, skripsi, tesis, kitab tafsir, dan literatur-literatur lainnya. Di dalam penelitian ini juga menggunakan teknik komparatif untuk memperoleh persamaan dan perbedaan terhadap Tafsir-Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar terkait ayat-ayat tentang ketenangan jiwa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketenangan jiwa dalam Al-Qur’an seringkali disebut dengan mutmainnah, rida, sakinah, dan itmi’nan. Analisis komparatif terhadap Tafsir Al-Jilani dan Tafsir Al-Azhar yaitu Tafsir Al-Jilani yang lebih menekankan aspek spiritual dan sufistik dan Tafsir Al-Azhar yang menekankan pada aspek sosial-psikologis. Namun, kedua tafsir tersebut sepakat bahwa ketenangan jiwa berasal dari Allah Swt yang sumbernya dari keteguhan iman dan keteguhan hati sehingga tidak terjerumus pada kegelisahan ataupun keputusasaan. Penelitian ini juga relevan dengan kehidupan modern yang dipenuhi dengan konflik, tekanan, kecemasan, dan lainnya yang berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Oleh karena itu, Al-Qur’an dapat menjadi pedoman untuk masyarakat dalam memperoleh ketenagan jiwa. Kata Kunci: Ketenangan Jiwa, Tafsir Al-Jilani, Tafsir Al-Azhar
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 03:38 | ||||||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 03:38 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93097 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
