Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI KEBUN SAWIT MENGGUNAKAN METODE PENAKSIRAN DI KELURAHAN PEMATANG PUDU KECAMATAN MANDAU

RINDHI YANI, - (2026) TINJAUAN FIQIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI KEBUN SAWIT MENGGUNAKAN METODE PENAKSIRAN DI KELURAHAN PEMATANG PUDU KECAMATAN MANDAU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI RINDHI YANI TANPA BAB IV HASIL - Rindhi.pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB IV HASIL PENELITIAN RINDHI YANI - Rindhi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (521kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PUBLIKASI)
SURAT PUBLIKASI RINDHI YANI - Rindhi.pdf

Download (76kB) | Preview

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi pada praktik jual beli kebun sawit menggunakan metode penaksiran yang terjadi di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau. Dalam prakteknya terdapat ketidakjelasan dalam trasnsaksi dimana seorang pemilik kebun tidak memberi tau dengan jelas kondisi dari pada pohon sawit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana transaksi jual beli kebun sawit yang terjadi di Kelurahan Pematang Pudu, dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan fiqih muamalah terhadap jual beli kebun sawit tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang dilakukan di daerah kebun sawit kelurahan Pematang Pudu. Dalam penelitian ini, jumlah informan yaitu 7 orang dimana diantara nya 5 orang petani sawit dan 2 orang pembeli kebun sawit pengambilan informan ini sesuai dengan data yang dibutuhkan dan sebagai penguat hasil penelitian. Sumber data yang diambil yaitu Data primer dan Data sekunder. Data Primer yang diperoleh langsung dari para petani dan pembeli kebun sawit di Kelurahan Pematang Pudu, dan Data Sekunder data pendukung yang dikumpulkan dari buku-buku penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan praktik jual beli kebun sawit yang di lakukan di Kelurahan Pematang Pudu belum sesuai dengan semestinya karna jual beli tersebut terdapat unsur gharar, dimana seorang penjual tidak memberitahu dengan jelas ada dari beberapa pohon tersebut ada yang sudah rusak dan tidak berbuah. meskipun tidak semua transaksi sama ada terdapat ketidaksesuaian dengan yang seharusnya, seperti seorang penjual harus mengetahui dengan jelas dari kondisi pohon yang akan di jualnya. Akan tetapi penjual kebun sawit juga tidak mengetahuinya. Ditinjau dari fiqih muamalah praktik jual beli kebun sawit dengan metode penaksiran di Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau ini tidak dibenarkan dalam hukum Islam. Karna pelaksanaannya masih belum sesuai dengan hukum syariah karna terdapat unsur gharar di dalam praktek tersebut. Kata Kunci : Fiqih Muamalah, jual beli, kebun sawit

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorKASMIDIN, -2017086801kasmidin@uin-suska.ac.id
Thesis advisorZURAIDAH, -2013087101zuraidah@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Mrs. Rasdanelis -
Date Deposited: 28 Jan 2026 03:06
Last Modified: 28 Jan 2026 03:06
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93085

Actions (login required)

View Item View Item