Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PELAKSANAAN PINJAM MEMINJAM BERAS DI KENAGARIAN KOTO BARU KABUPATEN DHARMASRAYA MENURUT FIQIH MUAMALAH

ZELLA NAHDHATUN NESA, - (2026) PELAKSANAAN PINJAM MEMINJAM BERAS DI KENAGARIAN KOTO BARU KABUPATEN DHARMASRAYA MENURUT FIQIH MUAMALAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
ilovepdf_merged-1_removed - ZELLA NAHDHATUN NESA Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1 (1).pdf

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
ilovepdf_merged-1-60-99 - ZELLA NAHDHATUN NESA Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1 (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (977kB)
[img]
Preview
Text
CamScanner 27-01-2026 10.08 - ZELLA NAHDHATUN NESA Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf

Download (343kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Zella Nahdhatun Nesa, (2026): Pelaksanaan Pinjam Meminjam Beras Di Kenagarian Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Menurut Fiqh Muamalah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik pinjam-meminjam beras yang terjadi di Kenagarian Koto Baru Kabupaten Dharmasraya, di mana dalam pelaksanaannya ditemukan pengembalian beras dengan jenis yang berbeda serta kurangnya kejelasan akad. Dalam fiqh muamalah, prinsip pinjam-meminjam (qardh) menekankan pengembalian barang dengan jenis yang sama dan takaran yang sama, sehingga praktik tersebut perlu dikaji lebih lanjut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pinjam-meminjam beras di Kenagarian Koto Baru Kabupaten Dharmasraya, apa faktor yang melatarbelakangi nya dan bagaimana tinjauan fiqh muamalah terhadap praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pinjam-meminjam beras, faktor yang melatarbelakangi serta menganalisisnya berdasarkan perspektif fiqh muamalah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reserch) dengan sumber data primer yang diperoleh dari Masyarakat pelaku pinjam meminjam beras. Sumber sekunder berupa literatur dan buku-buku yang relevan, dan sumber tersier berupa kamus dan dokumen pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap masyarakat yang terlibat dalam praktik pinjammeminjam beras. Penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 16 orang yang terdiri dari 8 orang pemberi pinjaman dan 7 orang peminjam sebagai informan utama dan 1 informan pendukung dari pihak wali nagari. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima bentuk praktik pinjam-meminjam beras dengan perbedaan jenis pengembalian, yang dilatarbelakangi oleh faktor turun ke sawah, musim panen, ekonomi (sosial), dan cuaca. Dalam tinjauan fiqh muamalah, praktik tersebut termasuk dalam akad utang-piutang (qardh). Dan praktik ini sudah memenuhi rukun dan syarat akad, seperti pemberi dan penerima pinjaman, ijab-qabul, serta objek yang jelas. Prinsip tolong-menolong, kebebasan, persamaan, dan kerelaan sudah diterapkan, namun prinsip keadilan kurang terpenuhi karena perbedaan kualitas beras yang dikembalikan. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat ketidakjelasan akad yang berpotensi menimbulkan unsur gharar dan ketidakadilan, sehingga diperlukan kejelasan akad agar transaksi sesuai dengan fiqh muamalah. Kata Kunci: Pinjam meminjam beras, utang piutang (qordh)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAhmad Adri Rivai, -2023027301ahmad.adri.rivai@uin-suska.ac.id
Thesis advisorAde Fariz Fahrullah, -2012116701-
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Mrs. Rasdanelis -
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:01
Last Modified: 28 Jan 2026 02:01
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93057

Actions (login required)

View Item View Item