Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONFLIK PSIKOSOSIAL ANTARA AYAH DAN ANAK KARAKTER NARUTO UZUMAKI DAN BORUTO UZUMAKI DALAM ANIME BORUTO NARUTO NEXT GENERATION THE MOVIE (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)

ALFI SABILI (2026) KONFLIK PSIKOSOSIAL ANTARA AYAH DAN ANAK KARAKTER NARUTO UZUMAKI DAN BORUTO UZUMAKI DALAM ANIME BORUTO NARUTO NEXT GENERATION THE MOVIE (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI ALFI SABILI 23 1 2026 wtr_removed - Alfi Sabili.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
SKRIPSI ALFI SABILI 23 1 2026 wtr-66-117 - Alfi Sabili.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (631kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN)
Doc2 - Alfi Sabili.pdf

Download (82kB) | Preview

Abstract

"ABSTRAK Nama : Alfi Sabili Jurusan : Ilmu Komunikasi Judul : Konflik Psikososial antara Ayah dan Anak Karakter Naruto Uzumaki dan Boruto Uzumaki dalam Anime Boruto Naruto Next Genaration The Movie (Analisis Semiotika Roland Barthes) Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tersembunyi di balik konflik psikososial antara ayah dan anak dalam film Boruto: Naruto Next Generation The Movie menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, serta menjelaskan perbedaan pandangan penonton dari generasi yang berbeda terhadap film tersebut. Fenomena konflik hubungan ayah dan anak dalam keluarga modern kerap direpresentasikan melalui media film, salah satunya dalam film animasi Boruto: Naruto Next Generation The Movie, yang menampilkan dinamika relasi antara Naruto Uzumaki sebagai figur ayah sekaligus pemimpin publik dan Boruto Uzumaki sebagai anak yang mengalami krisis perhatian dan pengakuan emosional. Permasalahan penelitian ini berfokus pada bagaimana makna konflik ayah dan anak direpresentasikan melalui tandatanda visual dan naratif dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes, yang menekankan dua tingkat pemaknaan, yaitu denotasi dan konotasi, melalui pengamatan terhadap adegan, dialog, dan simbol visual yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi konflik direpresentasikan melalui ketidakhadiran fisik Naruto dalam kehidupan keluarga, pola komunikasi yang terbatas, serta tindakan disipliner dalam ruang publik, sementara pada tingkat konotasi tanda tanda tersebut memproduksi makna psikososial berupa kehadiran emosional yang semu, kebutuhan akan pengakuan, serta ketegangan nilai antargenerasi. Dengan demikian, konflik antara Naruto dan Boruto tidak dipahami sebagai konflik keluarga semata, melainkan sebagai representasi krisis komunikasi dan ketidakseimbangan peran dalam relasi keluarga modern, sehingga menegaskan bahwa pendekatan semiotika Roland Barthes efektif dalam mengungkap makna konflik psikososial ayah dan anak dalam film sebagai teks budaya dan media komunikasi massa. Kata Kunci: Konflik Psikososial, Naruto Uzumaki, Boruto Uzumaki, Analisis Semiotika Roland Barthes."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorFirdaus El Hadi, -2012127602firdaus.elhadi@uin-suska.ac.id
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Ari Eka Wahyudi
Date Deposited: 27 Jan 2026 03:47
Last Modified: 27 Jan 2026 03:47
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92951

Actions (login required)

View Item View Item