NOFITA DWI SAFITRI (2026) PEMERINGKATAN KETAHANAN PANGAN PROVINSI DI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN MULTI CRITERIA DECISION MAKING (MCDM). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
|
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI (BAB I, II, III, V)_NOFITA DWI SAFITRI - NOFITA DWI SAFITRI MATEMATIKA.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
SKRIPSI (BAB IV)_NOFITA DWI SAFITRI - NOFITA DWI SAFITRI MATEMATIKA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Surat Penyataan)
surat pernyataan persetujuan publikasi - NOFITA DWI SAFITRI MATEMATIKA.pdf - Published Version Download (526kB) | Preview |
Abstract
Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemeringkatan tingkat ketahanan pangan 38 provinsi di Indonesia berdasarkan empat dimensi ketahanan pangan menurut Food and Agriculture Organization (FAO), yaitu ketersediaan pangan, akses pangan, pemanfaatan pangan, dan stabilitas pangan. Dimensi ketersediaan diukur melalui produksi padi dan jagung, pemanfaatan melalui konsumsi kalori dan protein, akses melalui tingkat kemiskinan, serta stabilitas melalui prevalensi stunting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah COPRAS dan Fuzzy COPRAS dalam kerangka Multi Criteria Decision Making (MCDM) dengan melibatkan tiga decision makers. Metode COPRAS menggunakan nilai tegas (crisp), sedangkan Fuzzy COPRAS menggunakan Triangular Fuzzy Number (TFN) untuk merepresentasikan data dalam bentuk ketidakpastian proses penilaian. Hasil pemeringkatan ketahanan pangan menggunakan metode COPRAS dan Fuzzy COPRAS menunjukkan adanya kesamaan dan perbedaan urutan peringkat provinsi di Indonesia. Sejumlah provinsi memiliki peringkat yang sama pada kedua metode, khususnya pada kelompok peringkat atas. Perbedaan peringkat terjadi pada beberapa provinsi dengan selisih satu hingga beberapa tingkat. Provinsi seperti Papua Pegunungan dan Papua Tengah mengalami peningkatan peringkat pada metode Fuzzy COPRAS, sementara provinsi lain seperti Sumatera Selatan dan Nusa Tenggara Timur mengalami penurunan peringkat. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan fuzzy memengaruhi sensitivitas penilaian terhadap perbedaan nilai antar provinsi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 500 Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 510 Matematika | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika | ||||||||
| Depositing User: | Mr. Supliadi | ||||||||
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 01:40 | ||||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:40 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
