HILMAN AKBAR (2026) NILAI-NILAI HAK ASASI MANUSIA DALAM Q.S AL- A’RAF AYAT 24 DAN AL-ISRA’ AYAT 70 PERSPEKTIF TAFSIR MARAH LABID. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV HILMAN AKBAR - HILMAN AKBAR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI BAB IV HILMAN AKBAR - HILMAN AKBAR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf Download (999kB) | Preview |
|
|
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI - HILMAN AKBAR Ilmu Alquran dan Tafsir S1.pdf Download (396kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Nilai-Nilai Hak Asasi Manusia dalam Q.S Al-A’raf ayat 24 dan Al-Isra’ ayat 70 Perspektif Tafsir Marah Labid” yang dilatar belakangi oleh, Islam sebagai agama yang komprehensif dan mendalam, mengajarkan hak-hak manusia dengan sangat jelas, yang dapat ditemukan dalam wahyu Al-Qur'an dan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satu ayat yang memberikan gambaran tentang hak-hak manusia adalah Surah Al-A’raf ayat 24 dan surah Al-Isra Ayat 70. Ayat ini menegaskan bahwa manusia, sebagai makhluk ciptaan Allah, memiliki kedudukan yang sangat mulia dan memiliki hak-hak dasar yang harus dihormati, termasuk hak untuk dihargai martabatnya, hak untuk hidup sejahtera, dan hak atas kebebasan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah bertujuan untuk Untuk mengetahui penafsiran Q.S. Al-A’raf ayat 24 dan Q.S. Al-Isra’ ayat 70 menurut Syekh Nawawi al-Bantani dalam Tafsir Marah Labid dan nilai- nilai Hak Asasi Manusia apa saja yang terkandung dalam kedua ayat tersebut dalam perspektif Tafsir Marah Labid. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Secara khusus, penelitian ini bersifat kontekstual, yaitu berupaya memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an dalam konteks kemanusiaan kontemporer. Data dikumpulkan melalui dokumentasi berupa sejarah kehidupan, biografi, karya tulis, kitab tafsir, dan lain sebagainya, yang dengan teknik ini dilakukan untuk menemukan data mengenai pemahaman, Q.S Al-a’raf : 24 dan Q.S Al-Isra’: 70, yang terdapat dalam kitab Tafsir Marah Labid dan juga buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang penulis jadikan sebagai data sekundernya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penafsiran Syekh Nawawi dalam kitab Marah Labid tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan murni, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang sejalan dengan prinsip dasar HAM. Penafsiran beliau pada Q.S Al- a’raf : 24 & Q.S Al-Isra :70 sering menekankan pentingnya keadilan, perlindungan jiwa (hak hidup), kebebasan beragama, dan kesetaraan antar sesama manusia. Keterangan ini selaras dengan prinsip-prinsip HAM dalam UU No. 39 Tahun 1999 yang menegaskan penghormatan terhadap martabat manusia secara setara dan universal. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa tafsir klasik Nusantara tidak hanya berfungsi sebagai rujukan keagamaan, tetapi juga sebagai landasan etis dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di era modern. Kata Kunci : Marah Labid, Hak Asasi Manusia, Syaikh Nawawi al-Bantani.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 05:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 05:59 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92852 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
