RIZKI ARDIANSYAH, - (2026) PERSEPSI PENJUAL DAN PEMBELI TERHADAP PENGURANGAN TIMBANGAN PADA JUAL BELI KELAPA SAWIT PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH (Studi Pada Peron Dusun IV Koto Juang di Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI RIZKI ARDIANSYAH to validasi(1) wtr_removed-1 - Rizky Ar.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI RIZKI ARDIANSYAH to validasi(1) wtr-54-73 - Rizky Ar.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (711kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Doc4 - Rizky Ar.pdf - Published Version Download (121kB) | Preview |
Abstract
"ABSTRAK Rizki Ardiansyah (2026): Persepsi Penjual dan Pembeli Terhadap Pengurangan Timbangan Pada Jual Beli Kelapa Sawit Perspektif Fiqih Muamalah (Studi Kasus Peron Dusun IV Koto Juang Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik pengurangan timbangan dalam jual beli kelapa sawit yang dilakukan oleh pembeli terhadap penjual, yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan serta bertentangan dengan prinsip kejujuran dalam muamalah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi penjual dan pembeli terhadap pengurangan timbangan pada jual beli kelapa sawit serta menganalisis praktik tersebut dalam perspektif fiqih muamalah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Dusun IV Koto Juang Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar. Subjek penelitian terdiri dari 7 informan, yaitu 5 orang penjual (petani kelapa sawit) dan 2 orang pembeli (toke) yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjual mengetahui adanya pengurangan timbangan, namun tetap menerima praktik tersebut karena keterbatasan pilihan dan ketergantungan ekonomi kepada pembeli. Penerimaan tersebut lebih bersifat keterpaksaan, bukan kerelaan yang utuh. Sementara itu, pembeli memandang pengurangan timbangan sebagai hal yang wajar dan telah menjadi kebiasaan dalam jual beli kelapa sawit. Ditinjau dari perspektif fiqih muamalah, praktik jual beli sawit telah memenuhi rukun jual beli, namun terdapat cacat pada syarat akad, khususnya terkait prinsip keadilan dan kerelaan (tarāḍin), sehingga praktik tersebut termasuk dalam akad fasid. Tindakan mengurangi timbangan tanpa persetujuan jelas termasuk ke dalam perbuatan curang (tatfīf) yang dilarang. Dengan demikian, praktik pemotongan timbangan tersebut termasuk kategori akad fasid, karena terdapat unsur gharar, zulm, serta tidak adanya kesepakatan yang sah antara penjual dan pembeli. Kata Kunci: Persepsi, Pengurangan Timbangan, Jual Beli Kelapa Sawit, Fiqih Muamalah."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 02:09 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 02:09 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92810 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
