MARDIAH, - (2026) PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA BERDASARKAN UU NOMOR 3 TAHUN 2024 TENTANG DESA DI DESA SIHIUK KECAMATAN LUBUK BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS PERSFEKTIF FIQH SIYASAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - MARDIAH Hukum Tata Negara (Siyasah) S1.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
FILE HASIL PENELITIAN (BAB IV) - MARDIAH Hukum Tata Negara (Siyasah) S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (498kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PUBLIKASI - MARDIAH Hukum Tata Negara (Siyasah) S1.pdf - Published Version Download (83kB) | Preview |
Abstract
MARDIAH (2025): Peran Kepala Desa dalam Pembangunan Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa di Desa Sihiuk Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas Perspektif Fiqh Siyasah Pembangunan desa merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan desa, sarana air bersih, dan fasilitas umum lainnya. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa menegaskan bahwa pembangunan desa bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepala Desa dalam pembangunan desa berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa di Desa Sihiuk Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas serta meninjaunya dari perspektif fiqh siyasah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sifat deskriptif analitis. Data penelitian diperoleh melalui data primer berupa wawancara dengan Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan masyarakat, serta data sekunder yang berasal dari peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Kepala Desa dalam pembangunan infrastruktur desa belum berjalan secara optimal. Hal ini ditandai dengan masih adanya pembangunan yang terbengkalai, keterbatasan sarana air bersih, serta kondisi jalan desa yang belum memadai. Faktor penghambat pembangunan meliputi kondisi lahan, rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya efisiensi pelaksanaan pembangunan, dan belum maksimalnya pengawasan. Adapun faktor pendukung pembangunan antara lain kerja sama antar aparat desa, sikap positif masyarakat, kualitas sumber daya manusia, dan pelayanan publik. Ditinjau dari perspektif fiqh siyasah dusturiyah, pelaksanaan peran Kepala Desa di Desa Sihiuk belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip amanah, keadilan, dan transparansi karena masih kurangnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan desa
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (Siyasah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 08:48 | ||||||||||||
| Last Modified: | 23 Jan 2026 08:48 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92752 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
