Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONSEP BERSEGERA SEBAGAI SOLUSI MENGATASI FENOMENA PROKRASTINASI IBADAH PERSPEKTIF MUFASSIRIN

RINI MAHARINI (2026) KONSEP BERSEGERA SEBAGAI SOLUSI MENGATASI FENOMENA PROKRASTINASI IBADAH PERSPEKTIF MUFASSIRIN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - RINI MAHARINI Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - RINI MAHARINI Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN)
SERAH TERIMA - RINI MAHARINI Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf

Download (331kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Konsep Bersegera sebagai Solusi Mengatasi Fenomena Prokrastinasi Ibadah Perspektif Mufassirin”. Prokrastinasi, atau kebiasaan menunda-nunda, telah menjadi masalah yang umum dalam kehidupan modern, terutama dalam konteks ibadah dan ketaatan spiritual. Al-Qur'an menawarkan konsep bersegera yang dengan tegas bertentangan dengan perilaku prokrastinasi. Rumusan masalah penelitian ini mencakup: (1) Bagaimana penafsiran ayat-ayat tentang bersegera dalam Al-Qur'an perspektif mufassir? (2) Bagaimana konsep bersegera dapat mengatasi fenomena prokrastinasi dalam kehidupan?. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penafsiran mufassir tentang konsep bersegera dalam Al-Qur'an dan mengeksplorasi konsep-konsep tersebut sebagai solusi mengatasi prokrastinasi, terutama dalam ibadah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data yang diperoleh dari sumber data primer yakni Kitab tafsir Al-Qurthubi, Al-Azhar, dan Al-Misbah. Serta sumber data sekunder dari buku-buku, artikel jurnal dan berbagai literature yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Pendekatan yang digunakan adalah tematik (maudhu'i), menganalisis tiga ayat utama tentang bersegera: QS. Ali Imran: 133, QS. Adz-Dzariyat: 50, dan QS. Al-Waqi'ah: 10-11 melalui perspektif tiga mufassir: Imam Al-Qurthubi, Buya Hamka dan M. Quraish Shihab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep bersegera perspektif mufassir terdiri dari tiga dimensi terminologis yang saling melengkapi: Musāra‟aḥ yang fokus pada kompetisi positif dalam kebaikan, Firru yang menekankan pentingnya membebaskan diri dari segala dosa dan gangguan, serta As-Sābiqūn yang menekankan inisiatif awal dan istiqamah. Ketiga dimensi ini efektif menanggulangi prokrastinasi: Musaara'ah meredakan penghindaran emosional dengan jaminan ampunan Allah, Firru meningkatkan kesadaran akan pentingnya waktu, dan As-Sābiqūn memperkuat motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep bersegera dalam Al-Qur'an ini tidak hanya melarang penundaan, tetapi juga memberikan motivasi spiritual yang kuat, membangun kesadaran akan keterbatasan waktu, dan mendorong tindakan proaktif dalam kebaikan. Kata Kunci : Bersegera, Al-Qur‟an, Prokrastinasi, Mufassirin

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorALI AKBAR, -2017126401ali.akbar@uin-suska.ac.id
Thesis advisorLUKMANUL HAKIM, -2002058901lukmanulhakim@uin-suska.ac.id
Subjects: 297 Islam > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Ari Eka Wahyudi
Date Deposited: 23 Jan 2026 08:15
Last Modified: 23 Jan 2026 08:15
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92742

Actions (login required)

View Item View Item