NOERMA NAYLA ANNUR PUTRI, - (2026) HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DAN SELF-COMPASSION TERHADAP GEJALA BODY DYSMORPIC DISORDER PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
skripsi nay after muna - TANPA BAB HASIL_compressed - NOERMA NAYLA ANNUR PUTRI Psikologi S1.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
skripsi nay after muna - BAB HASIL - NOERMA NAYLA ANNUR PUTRI Psikologi S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (646kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PUBLIKASI - NOERMA NAYLA ANNUR PUTRI Psikologi S1.pdf - Published Version Download (375kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN ANTARA KEBERSYUKURAN DAN SELF-COMPASSION TERHADAP GEJALA BODY DISMORPHIC DISORDER PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL Noerma Nayla Annur Putri Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau naylanoerma@gmail.com ABSTRAK Body dysmorphic disorder merupakan kondisi individu yang sibuk memperhatikan satu atau lebih kekurangan yang dirasa cacat meskipun tidak terlihat oleh orang lain, yang menimbulkan kecemasan dan penghindaran. Kebersukuran dan self-compassion merupakan faktor yang dapat melindungi individu dari gejala body dysmorphic disorder. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kebersyukuran dan self-compassion terhadap gejala body dysmorphic dissorder pada perempuan dewasa awal. Penelitian menggunakan metode kuantitatif desain korelasional dengan jumlah partisipan sebanyak 218 perempuan berusia 18–25 tahun di Pekanbaru dan aktif menggunakan media sosial untuk mengakses konten kecantikan. Instrumen yang digunakan yaitu body dysmorphic disorder Symptom Scale (BDD-SS), skala Kebersyukuran, dan skala welas diri. Ketiga hipotesisi penelitian ini diterima, yaitu kebersyukuran berhungan negatif dengan gejala body dysmorphic dissorder(r = -0.707, p < 0.001), self-compassion berhubungan negatif dengan gejala body dysmorphic disorder (r = -0.477, p < 0.001), dan secara bersama kebersyukuran dan self-compassion berhubungan dengan gejala body dysmorphic dissorder pada perempuan dewasa awal. Secara simultan, kebersyukuran dan self-compassion berkontribusi sebesar 50.6% terhadap variasi gejala body dysmorphic disorder (R² = 0.506, F = 110.607, p < 0.001), dengan kebersyukuran sebagai prediktor yang lebih dominan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perempuan dewasa awal yang memiliki kebersyukuran cenderung mampu menghargai hal yang dimiliki, sedangkan self-compassion membantu individu menerima ketidaksempurnaan fisik tanpa kritik diri berlebihan. Oleh karena itu, perempuan dewasa awal perlu membiasakan diri untuk menghargai segala hal yang dimiliki, tidak terlalu fokus pada kekurangan, serta tidak menyalahkan diri atas kekurangannya, sehingga penerimaan diri dapat berkembang dan berkontribusi dalam menurunkan gejala body dysmorphic disorder. Kata Kunci: Keberyukuran, Self-Compassion, Gejala Body dysmorphic disorder
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 150 Psikologi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Ms. Rina Amelia - | ||||||||
| Date Deposited: | 23 Jan 2026 05:29 | ||||||||
| Last Modified: | 23 Jan 2026 05:29 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
