Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

DEGRADASI NILAI ETIKA PADA TRADISI BERINAI CURI DALAM PERNIKAHAN ADAT MELAYU DI DESA PANGKALAN BATANG KABUPATEN BENGKALIS

KHILDARUS, - (2026) DEGRADASI NILAI ETIKA PADA TRADISI BERINAI CURI DALAM PERNIKAHAN ADAT MELAYU DI DESA PANGKALAN BATANG KABUPATEN BENGKALIS. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV KHILDARUS - Khildarus.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
SKRIPSI BAB IV KHILDARUS - Khildarus.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI - Khildarus.pdf - Published Version

Download (384kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Degradasi Nilai Etika pada Tradisi Berinai curi dalam Pernikahan Adat Melayu di Desa Pangkalan Batang, Kabupaten Bengkalis. Tradisi berinai curi merupakan rangkaian penting dalam adat pernikahan Melayu yang diwariskan secara turun-temurun dan sarat akan nilai-nilai etika seperti penghormatan kepada orang tua, kesopanan, kebersamaan, serta tata krama yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. Namun, seiring perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar, tradisi ini mulai mengalami pergeseran makna dan praktik yang menyebabkan terjadinya degradasi nilai etika di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tradisi berinai curi masih dilaksanakan, namun banyak nilai etika di dalamnya yang mulai memudar. Pergeseran tampak pada penggunaan inai yang semakin modern dan berlebihan, perubahan tata cara pelaksanaan, serta menurunnya pemahaman generasi muda terhadap makna simbolik dan nilai moral dalam tradisi ini. Modernisasi dan perubahan sosial menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergeseran tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun tradisi berinai curi masih dilakukan, esensi nilai etika yang terkandung di dalamnya mulai berkurang. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian nilai-nilai etika dalam adat pernikahan Melayu agar tradisi tersebut tetap memiliki makna dan fungsi moral bagi masyarakat, terutama bagi generasi mendatang. Kata Kunci: Tradisi Berinai curi, Nilai Etika, Degradasi Budaya, Pernikahan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorAFRIZAL, -2008018001afrizal.m@uin-suska.ac.id
Thesis advisorKHAIRIAH, -2016017302khairiah@uin-suska.ac.id
Subjects: 297 Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 22 Jan 2026 07:59
Last Modified: 22 Jan 2026 08:01
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92638

Actions (login required)

View Item View Item