Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

RELEVANSI PENDAPAT IMAM MALIK TENTANG TALAK TERHADAP HUKUM POSITIF DI INDONESIA

SAFIRA RAHMATUDDINI (2026) RELEVANSI PENDAPAT IMAM MALIK TENTANG TALAK TERHADAP HUKUM POSITIF DI INDONESIA. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI SAFIRA RAHMATUDDINI TANPA BAB IV HASIL - SAFIRA RAHMATUDDINI Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
BAB IV HASIL PENELITIAN SAFIRA RAHMATUDDINI - SAFIRA RAHMATUDDINI Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (691kB)
[img]
Preview
Text (Surat Pernyataan)
SURAT PUBLIKASI SAFIRA RAHMATUDDINI - SAFIRA RAHMATUDDINI Hukum Keluarga (Akhwal Syaksiyah) S1.pdf - Published Version

Download (452kB) | Preview

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami tentang talak. Selanjutnya merelevansikannya antara pendapat Imam Malik tentang talak dengan hukum positif di Indonesia. Perkawinan dalam Islam adalah ikatan suci yang mengandung dimensi keagamaan, sosial, dan hukum, namun dalam praktiknya, talak sebagai hak suami sering menimbulkan permasalahan khususnya terkait etika, keadilan, dan kepastian hukum. Kondisi terkini di Indonesia yang menetapkan aturan formal terkait talak melalui Undang-Undang dan Kompilasi Hukum Islam mendorong perlunya kajian mendalam untuk memahami sejauhmana interpretasi klasik, khususnya dari Imam Malik, dapat memberikan kontribusi penting dan relevan terhadap penerapan hukum talak yang lebih baik. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pendapat Imam Malik tentang Talak?, bagaimana konsep talak dalam hukum positif di Indonesia?, bagaimana relevansi pendapat Imam Malik tentang talak terhadap hukum positif di Indonesia?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah hal yang berkaitan dengan talak. Sumber data yang digunakan berupa data primer yaitu kitab Al-Muwaththa’ karya Imam Malik, Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam. Data sekunder meliputi buku-buku yang relevan dengan objek penelitian, hasil-hasil penelitian terdahulu dalam bentuk jurnal dan skripsi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa pandangan Imam Malik menekankan pentingnya pelaksanaan talak yang jelas, hati-hati, dan dilakukan secara sadar, termasuk larangan talak bid’i dan aturan talak ba’in. Imam Malik juga menentang talak bid’i, yaitu perceraian yang dijatuhkan saat istri sedang haid atau nifas, dengan tujuan menghindari ketidakadilan dan menjaga kehormatan dalam rumah tangga. Selaras dengan hal tersebut, hukum keluarga di Indonesia mengatur perceraian melalui pengadilan setelah mediasi gagal, dengan prosedur yang tertib dan sesuai syariat, membedakan antara talak sunni dan talak bid’i untuk menjaga keabsahan serta kehormatan pernikahan. Pandangan ini tercermin jelas dalam ketentuan Pasal 122 Kompilasi Hukum Islam. Oleh karena itu, pemikiran Imam Malik relevan dengan hukum positif Indonesia karena sama-sama menempatkan perlindungan dan keadilan keluarga sebagai prioritas dalam pelaksanaan talak. Kata kunci : Relevansi, Talak, Imam Malik, Hukum Positif, Di Indonesia

Item Type: Thesis (Thesis)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorIRFAN ZULFIKAR2021057501irfan.zulfikar@uin-suska.ac.id
Thesis advisorZULFAHMI2016109102zulfahmi91@uin-suska.ac.id
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: Mr. Supliadi
Date Deposited: 22 Jan 2026 02:17
Last Modified: 22 Jan 2026 02:17
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92552

Actions (login required)

View Item View Item