YOGI SAPUTRA (2026) PENANGANAN BANJIR AKIBAT DRAINASE TERTUTUP BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR 12 / PRT/ M / 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN SISTEM DRAINASE PERKOTAAN DI KOTA SELAT PANJANG KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
|
Text (bab Gabungan)
SKRIPSI YOGI SAPUTRA - YOGI SAPUTRA Ilmu Hukum.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB IV - YOGI SAPUTRA Ilmu Hukum.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (700kB) |
||
|
Text (Surat Peryataan)
pernyataan publis - YOGI SAPUTRA Ilmu Hukum.pdf - Published Version Download (595kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Yogi Saputra, ( 2025): Penelitian ini berjudul "Penanganan Banjir Akibat Drainase Tertutup Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/ PRT/ M/ 2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan di Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti." Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sering terjadinya banjir di Kota Selatpanjang yang disebabkan oleh tidak berfungsinya sistem drainase secara optimal. Hal ini menunjukkan adanya permasalahan dalam perencanaan dan pengelolaan drainase yang belum sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/ PRT/ M/ Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan sistem drainase di Kota Selatpanjang, kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip yang terdapat dalam Permen PU Nomor 12/ PRT/ M/ 2014, serta upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menanggulangi banjir akibat sistem drainase tertutup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, yaitu dengan meneliti pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta implementasinya di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, observasi lapangan pada titik-titik banjir, serta dokumentasi terkait kebijakan dan kegiatan penanganan drainase di Kota Selatpanjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem drainase di Kota Selatpanjang belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan Permen PU Nomor 12/ PRT/ M/ 2014, baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan, maupun pemeliharaan. Banyak saluran drainase yang mengalami penyumbatan akibat sedimentasi, sampah, serta penutupan oleh bangunan permanen. Kondisi tersebut menyebabkan air hujan tidak dapat mengalir dengan baik sehingga menimbulkan genangan dan banjir di beberapa titik. Upaya yang telah dilakukan oleh Dinas PUPR seperti normalisasi saluran, perbaikan jaringan, serta sosialisasi kepada masyarakat masih belum optimal karena keterbatasan anggaran dan rendahnya partisipasi masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penanganan banjir akibat sistem drainase tertutup di Kota Selatpanjang memerlukan perencanaan dan pengelolaan yang lebih terpadu dan berkelanjutan sesuai dengan pedoman dalam Permen PU Nomor 12/ PRT/ M/ 2014, serta dukungan aktif dari seluruh pihak agar sistem drainase perkotaan dapat berfungsi secara efektif dalam mengatasi banjir. Kata Kunci: Drainase, Banjir, Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. Supliadi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:32 | ||||||||||||
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:32 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92515 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
