Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP PEMILIK SISA PADA PEMBUATAN PERHIASAN EMAS DI PASAR PAGI ARENGKA KOTA PEKANBARU

AKBAR WINARDI, - (2026) TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP PEMILIK SISA PADA PEMBUATAN PERHIASAN EMAS DI PASAR PAGI ARENGKA KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI AKBAR WINARDI BAB GABUNGAN - AKBAR WINARDI Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf

Download (8MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
SKRIPSI AKBAR WINARDI BAB HASIL - AKBAR WINARDI Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (471kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PUBLIKASI)
Pernyataan Publikasi Akbar Winardi - AKBAR WINARDI Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) S1.pdf

Download (743kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pemilik toko perhiasan Emas di Pasar Pagi Arengka Kota Pekanbaru yang mendapatkan keuntungan dari sisa kikisan dan kikiran serbuk emas, yang di nilai mengandung unsur ketidak adilan (dzalim) dalam transaksi pembuatan perhiasan emas ini. Dalam fiqh muamalah, prinsip keadilan dan kejelasan dalam setiap transaksi merupakan syarat yang harus di penuhi. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kerugian pada salah satu pihak, meskipun sisa emas sedikit. Rumusan masalah pada penelitian ini meliputi : bagaimana praktik pembuatan perhiasan emas di pasar pagi Arengka kota Pekanbaru. Bagaimana tinjauan fiqh muamalah terhadap pemilik sisa pembuatan perhiasan emas di Pasar pagi Arengka kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilik sisa emas pada pembuatan perhiasan emas di pasar pagi Arengka kota Pekanbaru dari perspektif hokum ekonomi islam, serta mencari solusi agar praktik tersebut dapat sesuai dengan prinsip keadilan dan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap pemilik toko dan pelanggan, serta dokumentasi dengan jumlah informan sebanyak 3 pemilik toko emas dan 7 pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pemilik toko emas di pasar pagi Arengka kota Pekanbaru tidak mengembalikan emas sisa pembuatan perhiasan emas. Mereka memanfaatkan emas sisa pembuatan perhiasan emas untuk hal lain. Pemanfaatan emas sisa pembuatan perhiasan emas oleh pemilik toko emas didasari oleh adat yang berlaku dalam masyarakat yaitu pelanggan yang tidak meminta kembali emas sisa pembuatan perhiasan emasnya walaupun pelanggan mengetahui sisa tersebut adalah haknya. Dalam tradisi hukum islam, adat dapat dijadikan landasan hukum untuk menentukan status hukum. Apa yang di lakukan oleh pemilik toko emas yang tidak mengembalikan emas sisa pembuatan perhiasan emas adalah menurut hukum adat dan sesuai dengan hukum islam. Kata Kunci: Emas Sisa, Adat, Hak Milik, Fiqih Muamalah

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSyahpawi, -2007037301syahpawi@uin-suska.ac.id
Thesis advisorZulfahmi Nur, -2022097202zulfahmi@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Mrs. Rasdanelis -
Date Deposited: 21 Jan 2026 04:03
Last Modified: 21 Jan 2026 04:03
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92483

Actions (login required)

View Item View Item