RISMA SWARDANI, - (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI IBU, ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA SADAR JAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
file/d/1A1QBuOy5kdAWblADnvrytSPhpRCKfz71/view_usp=drive_open Download (61kB) |
|
|
Text (BAB HASIL)
file/d/12Dkaz4qwpMeZtAFuS_aKYBdFBe69t4Pm/view_usp=drive_open Restricted to Repository staff only Download (61kB) |
|
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
file/d/1Rv0EXQcDfr570UGdueM_xmrHtYLjz4V2/view_usp=drive_open Download (119kB) |
Abstract
Balita usia 12–59 bulan berada pada masa tumbuh kembang yang sangat rentan terhadap masalah gizi, yang dipengaruhi oleh faktor langsung seperti asupan makanan dan penyakit infeksi, serta faktor tidak langsung seperti ketersediaan pangan rumah tangga, pola asuh orang tua, pengetahuan, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan sanitasi lingkungan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan gizi ibu, asupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi pada balita di Desa Sadar Jaya. Penelitan ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 148 responden, sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 74 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner pada variabel pengetahuan gizi ibu, dan wawancara metode recall 2x24 jam pada variabel asupan energi dan zat gizi makro. Pada variabel status gizi balita menggunakan antropometri dengan indikator status gizi (BB/PB) atau BB/TB). Analisis bivariat yang digunakan adalah uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita usia 12-59 bulan di Desa Sadar Jaya dengan nilai p-value 0,048. Ada hubungan antara asupan energi dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,001. Ada hubungan antara asupan protein dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,022. Ada hubungan antara asupan lemak dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,013. Ada hubungan antara asupan karbohidrat dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,001. Kesimpulan menunjukkan bahwa ketidakseimbangan asupan energi dan zat gizi makro masih terjadi pada balita di Desa Sadar Jaya sehingga diperlukan perbaikan pola makan dan pemberian gizi seimbang oleh orang tua. Pengetahuan gizi ibu juga berperan dalam mendukung perbaikan pola makan untuk meningkatkan status gizi balita. Kata kunci: asupan, balita, energi, pengetahuan gizi, status gizi, zat gizi makro
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 612 Fisiologi Manusia, Ilmu Faal, Anatomi dan Fisiologi Manusia > 612.3 Nutrisi, Ilmu Gizi | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Gizi | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 01:07 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 02:14 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92363 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
