Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PEMENUHAN HAK RESTITUSI TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN FISIK DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI PEKANBARU

AMANDA NADYA RONA, - (2026) PEMENUHAN HAK RESTITUSI TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN FISIK DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI PEKANBARU. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
File 1 (kecuali bab hasil) - Amanda Nadya.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
File 2 (hasil penelitian) - Amanda Nadya.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (419kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
surat pernyataan - Amanda Nadya.pdf - Published Version

Download (137kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak restitusi terhadap anak sebagai korban tindak pidana kekerasan fisik serta mengidentifikasi kendala-kendala yang menyebabkan hak restitusi tersebut belum terpenuhi dalam praktik peradilan, sebagaimana terlihat dalam putusan-putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara ketentuan yang menjamin hak restitusi bagi anak sebagai korban tindak pidana kekerasan fisik dengan praktik pemenuhannya dalam praktik peradilan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder yang dianalisis secara kualitatif dengan penarikan kesimpulan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mekanisme pengajuan restitusi telah diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan, pelaksanaannya dalam praktik peradilan masih belum berjalan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh berbagai kendala baik yang bersumber dari korban, aparat penegak hukum, maupun dari pelaku tindak pidana. Kendala-kendala tersebut antara lain minimnya pengetahuan korban dan pihak keluarga mengenai hak restitusi, belum optimalnya peran aparat penegak hukum dalam memberikan informasi, kesulitan pembuktian kerugian yang dialami korban, pelaku yang merupakan orang tua korban, serta keterbatasan kemampuan finansial pelaku yang turut memengaruhi tidak terlaksananya restitusi. Dengan demikian, pemenuhan hak restitusi terhadap anak korban kekerasan fisik di Pengadilan Negeri Pekanbaru masih memerlukan optimalisasi melalui peningkatan peran aparat penegak hukum serta penguatan mekanisme pendampingan bagi korban agar dapat terlaksana secara efektif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorLYSA ANGRAYNI, -2031017901Lysa.angrayni@gmail.com
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 19 Jan 2026 02:32
Last Modified: 21 Jan 2026 03:22
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92290

Actions (login required)

View Item View Item