JUSWANDI, - (2026) NILAI-NILAI KETAHANAN KELUARGA ANALISIS : TERHADAP DAMPAK TRADISI PACU JALUR DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI DALAM PERSPEKTIF MAQASYID SYARIÁH. Disertasi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
DISERTASI_TERBUKA JUSWANDI fix - juswandi 1970.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
DISERTASI_TERBUKA JUSWANDI fix bab IV (1) - juswandi 1970.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
dokumen 0001 - juswandi 1970.pdf - Published Version Download (399kB) | Preview |
Abstract
Pacu jalur merupakan sebuah perlombaan mendayung sampan dengan panjang 25 30 meter yang bermuatan sekitar 40 sampai 80 orang yang dimulai dari titik start di bagian hulu hingga titik finish di bagian hilir. Terdapat 4 nilai dalam kegiatan pacu jalur, yaitu; nilai religius, nilai tradisi, nilai sosial dan nilai seni. Kegiatan pacu jalur ini sangat digemari oleh masyarakat Kuansing sehingga mereka datang bersama keluarga, istri dan anak-anaknya untuk menonton pacu jalur tersebut. Menonton pacu jalur tentu saja memerlukan berbagai ketahanan, seperti ketahanan finansial, fisik, hati lain sebagainya yang bisa berdampak terhadap keharmonisan rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dimana analisis datanya menggunakan uraian-uraian, bukan statistik. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu; wawancara, observasi dan dokumentasi. Kombinasi dari ketiga instrumen itu untuk mendapatkan validitas dan reliabilitas data penelitian. Informan yang ditetapkan dalam penelitian ini terdiri dari 10 informan dimana 5 orang Informan Utama (IU) dan 5 orang lainnya adalah Informan Pendukung (IP). Setelah melakukan analisis data secara kualitatif ditemukan bahwa: (1) Kegiatan pacu jalur telah dilaksanakan sejak zaman kolonialisasi Belanda guna meredam masyarakat Kuansing agar tidak memberontak dan mereka mendapat hiburan dan berolah raga melalui pacu jalur; (2) Pelaksanaan pacu jalur tidak berdampak negatif secara signifikan terhadap ketahanan keluarga; (3) Mayoritas keluarga tetap harmonis selama dan setelah pacu jalur dan (4) Ada aspek-aspek yang sesuai dengan maqosid syariah dan ada aspek-aspek yang bertentangan dengan maqosid syariah dalam kegiatan pacu jalur di kabupaten Kuantan Singingi.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 297 Islam > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S3 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 09:11 | ||||||||||||
| Last Modified: | 09 Jan 2026 01:34 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92058 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
