Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONTEKSTUALISASI HADIS LARANGAN DUDUK DIANTARA TEMPAT PANAS DAN TEDUH MELALUI PENDEKATAN I’JAZ ‘ILMI DALAM PERSPEKTIF KESEHATAN

SHOLLY WAHYUDI HARAHAP, - (2025) KONTEKSTUALISASI HADIS LARANGAN DUDUK DIANTARA TEMPAT PANAS DAN TEDUH MELALUI PENDEKATAN I’JAZ ‘ILMI DALAM PERSPEKTIF KESEHATAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
BAB GABUNGAN - SHOLLY WAHYUDI HARAHAP Ilmu Hadis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
BAB IV - SHOLLY WAHYUDI HARAHAP Ilmu Hadis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
PERNYATAAN - SHOLLY WAHYUDI HARAHAP Ilmu Hadis.pdf - Published Version

Download (98kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini Adalah untuk menganalisis kualitas dan pemahaman hadis, serta menelaah nilai ilmiah yang terkandung dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan Oleh Imam Ahmad dalam Kitab Musnadnya. Penelitian mengkaji dua Rumusan masalah, yaitu kualitas dan pemahaman hadis terkait larangan duduk di antara tempat panas dan teduh, serta I‘jaz ‘Ilmi yang terkandung di dalamnya dari perspektif kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dari kitab-kitab hadis seperti Kutub at-Tis‘ah beserta kitab syarahnya, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur ilmiah, jurnal, dan buku yang relevan. Teknik pengumpulan data dengan menelusuri hadis-hadis terkait tema pembahasan dengan melakukan metode takhrij hadis, kemudian Teknik analisis data dengan membuat redaksi sanad dan matan, kajian biografi para perawi, menganalisis sanad dan matan serta pemahaman hadis melalui kitab syarah. Data dianalisis secara deskriptif analitis dan kontekstual untuk menelaah hubungan antara hadis dan temuan ilmiah modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat Imam Ahmad bin Hanbal, nomor 15421 berderajat Shahih, karena sanadnya bersambung, seluruh perawinya adil dan dhabit, serta tidak terdapat syadz maupun ‘illat. Larangan duduk di antara tempat panas dan teduh memiliki dampak kesehatan, antara lain menyebabkan gangguan pada sistem termoregulasi tubuh dan melemahkan sistem imun tubuh. dengan demikian, hadis ini mengandung I‘jaz ‘Ilmi yang menunjukkan adanya keterkaitan dengan kesehatan manusia. Kata Kunci: Hadis, Panas dan Teduh, I‘jaz ‘Ilmi, Kesehatan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZailani, -2027047201zailani@uin-suska.ac.id
Thesis advisorSukiyat, -2010107001sukiyat@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.125 Hadits
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 17 Dec 2025 08:07
Last Modified: 19 Dec 2025 03:09
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91962

Actions (login required)

View Item View Item