CLAUDYA FLORENSI LESMANA, - (2025) TANGGUNGJAWAB BEA DAN CUKAI PEKANBARU DALAM PENGAWASAN PENYELUNDUPAN NARKOTIKA DI KOTA PEKANBARU BERDASARKAN UNDANG - UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2006 TENTANG KEPABEANAN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELTIIAN (ABB IV) - CLAUDYA FLORENSI.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
FILE HASIL PENELTIIAN (BAB IV) - CLAUDYA FLORENSI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (784kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
publiaksi - CLAUDYA FLORENSI.pdf - Published Version Download (111kB) | Preview |
Abstract
Claudya Florensi Lesmana, (2025): Tanggungjawab Bea Dan Cukai Pekanbaru Dalam Pengawasan Penyelundupan Narkotika di Kota Pekanbaru Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya intensitas penyelundupan narkotika di Kota Pekanbaru yang strategis dan berbatasan dengan jalur internasional. Data menunjukkan peningkatan kasus yang ditangani oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pekanbaru, dari 23 kasus pada tahun 2022 menjadi 33 kasus pada tahun 2023. Penyelundupan narkotika merupakan ancaman serius terhadap keamanan nasional dan kesehatan masyarakat. Dalam konteks ini, Bea Cukai memegang peran vital sebagai community protector dan aparat penegak hukum di wilayah pabean. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggungjawab KPPBC Pekanbaru dalam pengawasan penyelundupan narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum empiris (sosiologis) dengan sifat deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pejabat Bea dan Cukai, observasi langsung, dan dokumentasi kasus-kasus penyelundupan narkotika yang ditangani. Penelitian dilaksanakan di KPPBC Tipe Madya Pabean B Pekanbaru dengan informan utama dari Seksi Penindakan dan Penyidikan serta Seksi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab Bea dan Cukai Pekanbaru sangat strategis dan luas, mencakup berbagai bentuk pengawasan seperti pemeriksaan fisik, dokumen, penahanan, penyegelan, penggeledahan, penyidikan, hingga penyamaran. Pendekatan pengawasan ini bersifat preventif, detektif, dan represif untuk mencegah peredaran narkotika di wilayah pabean Indonesia. Mengingat kondisi geografis Pekanbaru yang berbatasan dengan jalur internasional dan tingginya kasus penyelundupan narkotika, peran KPPBC Pekanbaru sebagai pelindung komunitas menjadi sangat penting. Pengawasan dilakukan secara intensif dengan memanfaatkan teknologi modern, seperti X-ray dan K-9, serta bekerja sama dengan instansi terkait seperti BNN dan Kepolisian. Meskipun demikian, kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan personel, sarana deteksi, dan luasnya wilayah pengawasan, menghambat efektivitas pengawasan. Selain itu, modus operandi pelaku yang semakin canggih menuntut kemampuan adaptif dari aparat Bea Cukai. Namun, langkah-langkah progresif telah diambil, termasuk penerapan manajemen risiko, penguatan teknologi dan sumber daya manusia, serta kerja sama lintas instansi. Untuk memperkuat peran Bea Cukai dalam mengawasi penyelundupan narkotika, diperlukan pembaruan alat deteksi, peningkatan jumlah personel, dan koordinasi institusional yang lebih efektif guna menghadapi dinamika ancaman ke depan. Kata kunci: Tanggungjawab, Bea Cukai, Pengawasan, Narkotika
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 03:42 | ||||||||||||
| Last Modified: | 27 Oct 2025 03:42 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91753 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
