Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONSEP PENGENDALIAN DIRI DALAM PEMIKIRAN EPICTETUS ( 55-135 M ) DAN Al-GHAZALI ( 1058-1111 M ) SERTA RELEVANSINYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL GEN-Z

Hendri Syahputra Harahap, - (2025) KONSEP PENGENDALIAN DIRI DALAM PEMIKIRAN EPICTETUS ( 55-135 M ) DAN Al-GHAZALI ( 1058-1111 M ) SERTA RELEVANSINYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL GEN-Z. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV Hendri Syahputra Harahap - HENDRI SYAHPUTRA HARAHAP Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV Hendri Syahputra Harahap - HENDRI SYAHPUTRA HARAHAP Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (965kB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PUBLIKASI - HENDRI SYAHPUTRA HARAHAP Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version

Download (279kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengintegrasikan konsep pengendalian diri dari filsafat Stoikisme Epictetus (Yunani) dan al-Ghazali (Islam) dalam rangka merespons krisis kesehatan mental yang dialami oleh Generasi zoomers (lahir 1997-2012 M) di Indonesia, karena meningkatnya gejala kecemasan, ketidakstabilan emosi, serta degradasi moral di kalangan remaja dan dewasa akibat penggunaan yang berlebihan Gadget, sosial media, budaya instan, dan penggunaan teknologi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang menganalisis karya Epictetus (55-135 M) filsuf Stoik dan al-Ghazali (1058–1111 M) filsuf Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pengendalian diri dalam Stoikisme melalui prinsip dikotomi kendali dan nilai apatheia (kondis pikiran yang bebas dari gairah atau emosi negatif yang berlebihan), seperti amarah, kecemasan, atau kesedihan. Sejalan dengan prinsip mujahadatun nafs, sabar, dan tazkiyatun nafs dalam ajaran Islam. Kedua pendekatan ini menawarkan sinergi rasionalitas dan spiritualitas yang mampu membentuk ketahanan psikologis, ketenangan batin, dengan sikap hidup yang lebih bijak dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks Integrasi dan nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk diterapkan dalam pendidikan karakter, program kesehatan mental, dengan pembinaan moral generasi muda. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan interdisipliner dalam merancang kurikulum kebijakan publik yang menekankan pentingnya pengendalian diri sebagai fondasi utama kesehatan mental dan etika sosial, khususnya Generasi Z . Kata kunci: Pengendalian diri, Stoikisme, Islam, Generasi Z, dan kesehatan mental

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMUHAMMAD ARRAFIE ABDUH, -2010075801arrafie.abduh@gmail.com
Thesis advisorSAIFULLAH, -2002046602saiful0204@gmail.com
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat
Depositing User: Mr Eko Syahputra
Date Deposited: 26 Sep 2025 09:11
Last Modified: 26 Sep 2025 09:11
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91625

Actions (login required)

View Item View Item