DINA MAULINA BR SIREGAR, - (2025) HUBUNGAN KESEPIAN DAN PERILAKU MENYAKITI DIRI SENDIRI PADA MAHASISWA DENGAN PENGUNGKAPAN DIRI SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - DINA MAULINA BR SIREGAR FPSI S1.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - DINA MAULINA BR SIREGAR FPSI S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (918kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Serah terima Dokumen Dina - DINA MAULINA BR SIREGAR FPSI S1.pdf - Published Version Download (368kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN KESEPIAN DAN PERILAKU MENYAKITI DIRI SENDIRI PADA MAHASISWA DENGAN PENGUNGKAPAN DIRI SEBAGAI VARIABEL MEDIATOR Dina Maulina Br Siregar Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dinamaulina3005@gmail.com ABSTRAK Fenomena menyakiti diri sendiri di kalangan mahasiswa menjadi perhatian dalam bidang kesehatan mental. Salah satu faktor yang diduga berperan adalah kesepian. Ketika kesepian tidak diiringi dengan kemampuan untuk mengungkapkan diri, tekanan emosional yang dirasakan bisa semakin berat. Dalam kondisi tersebut, menyakiti diri dapat muncul sebagai cara untuk melampiaskan emosi yang tidak tersampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dan perilaku menyakiti diri sendiri pada mahasiswa di Pekanbaru, dengan pengungkapan diri sebagai variabel mediator. Subjek penelitian ini berjumlah 104 mahasiswa yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Alat ukur yang digunakan meliput Instrumen De Jong Giervield Loneliness Scale (DJGLS), Revised Self disclosure Scale (RSDS), dan Self Harm Inventory (SHI). Hasil analisis menunjukkan bahwa kesepian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menyakiti diri sendiri, ditunjukkan oleh nilai F = 23,694 dan signifikansi p < 0,001. Namun, kesepian tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan diri (p = 0,084), dan pengungkapan diri juga tidak berpengaruh signifikan terhadap menyakiti diri sendiri ketika diuji dalam model mediasi (p = 0,186). Artinya, pengungkapan diri tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara kesepian dan perilaku menyakiti diri. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesepian merupakan faktor risiko penting dalam mendorong perilaku menyakiti diri sendiri pada mahasiswa, sehingga diperlukan upaya pencegahan dan dukungan psikologis yang tepat. Kata Kunci: Kesepian, Pengungkapan diri, Menyakiti diri, mahasiswa
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi | ||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||
| Date Deposited: | 25 Jul 2025 04:34 | ||||||||
| Last Modified: | 25 Jul 2025 04:34 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91211 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
