Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KONTEKSTUALISASI HADIS QANA’AH DALAM FENOMENA Fear of Missing Out (FoMO)

ZAINUL BARRY, - (2025) KONTEKSTUALISASI HADIS QANA’AH DALAM FENOMENA Fear of Missing Out (FoMO). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI ZAINUL BARRY - ZAINUL BARRY Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB IV - ZAINUL BARRY Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
pernyataan upload - ZAINUL BARRY Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version

Download (323kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini berjudul "Kontekstualisasi Hadis Qana‟ah Dalam Fenomena Fear of Missing Out (FoMO)", Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) merupakan gejala kecemasan sosial yang timbul akibat rasa takut tertinggal dari informasi, tren, atau aktivitas sosial, terutama yang tersebar melalui media digital. FoMO berdampak pada kesehatan mental, mendorong perilaku konsumtif, serta menurunkan kepuasan dan ketenangan batin individu. Dalam konteks ini, nilai qana‟ah sikap merasa cukup dan ridha terhadap rezeki yang diberikan Allah dapat dijadikan solusi spiritual dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status dan pemahaman hadis qana‟ah, dan untuk mengkaji kontekstualisasi nilai qana‟ah dalam hadis terhadap fenomena FoMO. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Teknik analisis meliputi takhrij hadis, analisis sanad dan matan, serta pendekatan kontekstual terhadap fenomena sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat Imam Ahmad nomor 6572 tentang qana‟ah berstatus shahih, serta mengandung ajaran mendalam mengenai ketenangan batin, kesederhanaan, dan kebebasan dari ketergantungan duniawi; dan nilai qana‟ah tersebut sangat relevan dalam merespons dampak negatif FoMO, karena mampu meredam kecemasan sosial, mengurangi budaya perbandingan digital, dan menumbuhkan rasa syukur serta ketahanan jiwa dalam kehidupan modern. Dengan demikian, hadis qana‟ah terbukti tidak hanya normatif, tetapi juga aplikatif dalam menjawab tantangan psikologis masyarakat era digital. Kata Kunci: Hadis, Qana‟ah, FoMO, Kontekstualisasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZIKRI DARUSSAMIN, -2015056001zikri.darussamin@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis
Depositing User: Ms. Ernawati
Date Deposited: 24 Jul 2025 07:44
Last Modified: 24 Jul 2025 07:44
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91193

Actions (login required)

View Item View Item