Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

PENAFSIRAN MAKNA NASMA'U DAN NA'QILU DALAM QS. AL-MULK AYAT 10 PERSPEKTIF WAHBAH AZ-ZUHAILI DAN RELEVANSINYA DENGAN SAINS MODERN

ANANG FATHUR RAHMAN, - (2025) PENAFSIRAN MAKNA NASMA'U DAN NA'QILU DALAM QS. AL-MULK AYAT 10 PERSPEKTIF WAHBAH AZ-ZUHAILI DAN RELEVANSINYA DENGAN SAINS MODERN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Gabungan)
SKRIPSI FULL_compressed - ANANG FATHUR RAHMAN Ilmu Alquran dan Tafsir.pdf - Published Version

Download (910kB) | Preview
[img] Text (Hasil)
HASIL DAN PEMBAHASAN - ANANG FATHUR RAHMAN Ilmu Alquran dan Tafsir.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (661kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
img20250717_14205683 - ANANG FATHUR RAHMAN Ilmu Alquran dan Tafsir.pdf - Published Version

Download (115kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji penafsiran makna "nasma'u" (mendengar) dan "na'qilu" (memahami/menggunakan akal) dalam perspektif Wahbah Az-Zuhaili serta relevansinya dengan sains modern. Al-Qur'an seringkali menyebutkan indera pendengaran dan akal sebagai karunia fundamental bagi manusia dalam memahami kebenaran. Wahbah Az-Zuhaili, dalam Tafsir Al-Munir, menyoroti pentingnya kedua fungsi ini tidak hanya sebagai alat fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk mencapai pemahaman spiritual dan intelektual. Didalam penelitian ini terdapat suatu permasalahan mengenai menelaah pandangan Wahbah az-Zuhaili yang menekankan pendengaran dibandingkan penglihatan dalam konteks proses menerima hidayah. Dapat dikatakan penelitian ini menggunakan metode penelitiannya ialah kepustakaan (libary reserch) dengan meggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana Az-Zuhaili memahami nasma'u bukan sekadar aktivitas auditori pasif, melainkan proses aktif yang melibatkan perhatian dan penerimaan pesan. Demikian pula, na'qiu dipandang sebagai kemampuan untuk menalar dari informasi yang diterima. Relevansi dengan sains modern terungkap melalui kajian neurologi dan psikologi kognitif yang mendukung peran integral pendengaran dan akal dalam pembelajaran, memori, dan pengambilan keputusan. Temuan menunjukkan bahwa interpretasi Az-Zuhaili sejalan dengan pemahaman sains modern tentang keterkaitan antara indra dan fungsi kognitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pandangan Wahbah az-Zuhaili memberikan kerangka holistik yang mengintegrasikan dimensi spiritual dan ilmiah dalam memahami potensi manusia. Kata Kunci: Nasma'u, Na'qilu, Sains

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMasyhuri Putra, -2022047101Masyhuri.Putra@uin-suska.ac.id
Thesis advisorKhairiah, -2016017302Khairiah@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 21 Jul 2025 02:54
Last Modified: 21 Jul 2025 02:54
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90923

Actions (login required)

View Item View Item