NADILA SADINDA HASIBUAN, - (2025) HUBUNGAN MORAL DISENGAGEMENT DENGAN PERILAKU CYBERSEX PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL: PERAN PEER INFLUENCE SEBAGAI MODERASI. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
NADILA SADINDA MUNAQASYAH LENGKAP.pdf - Published Version Download (9MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
NADILA SADINDA MUNAQASYAH LENGKAP - Bab Hasil.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PUBLIKASI NADILA - nadila sadinda.pdf - Published Version Download (265kB) | Preview |
Abstract
HUBUNGAN MORAL DISENGAGEMENT DENGAN PERILAKU CYBERSEX PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL: PERAN PEER INFLUENCE SEBAGAI MODERASI Nadila Sadinda Hasibuan nshasibuan0909@gmail.com Magister Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau ABSTRAK Penggunaan internet dan media sosial di kalangan remaja, membuat peningkatan resiko terpaparnya perilaku cybersex pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara moral disengagement dengan perilaku cybersex pa- da remaja pengguna media sosial, dengan mempertimbangkan peran peer influence sebagai moderator. Partisipan penelitian terdiri dari 200 orang remaja (81 laki-laki dan 119 perempuan), remaja berusia 15-22 tahun di Kota Pekanbaru yang aktif menggunakan media sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang diadaptasi dari Internet Sex Screening Test (ISST) untuk mengukur perilaku cybersex, Moral Disengagement Scale (MDS) untuk mengukur pelepasan moral, dan Resistance to Peer Influence Scale untuk mengukur pengaruh teman sebaya. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara moral disengagement dengan perilaku cybersex (β = 0.178, p < 0.05), di mana remaja yang cenderung melakukan moral disengagement lebih rentan terlibat dalam perilaku cybersex; (2) Peer influence juga memiliki hubungan signifikan dengan perilaku cybersex (β = 0.154, p < 0.05), menunjukkan bahwa pengaruh teman sebaya dapat mendorong keterlibatan dalam aktivitas seksual online; (3) Peer influence berperan sebagai moderator yang memperkuat hubungan antara moral disengagement dan perilaku cybersex (β = 0.246, p < 0.05), artinya remaja dengan tingkat moral disengagement tinggi dan pengaruh teman sebaya yang kuat lebih mungkin melakukan perilaku cybersex. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan moral dan pengawasan terhadap penggunaan media sosial untuk mengurangi risiko perilaku cybersex di kalangan remaja. Kata Kunci : moral disengagement, perilaku cybersex, peer influence, remaja, media sosial.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Psikologi > Psikologi-S2 | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 18 Jul 2025 13:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 18 Jul 2025 13:59 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90884 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
