M FAHRUL HANIF, - (2025) TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK GADAI PAGANG SUSUIK DI KORONG PINJAWAN KENAGARIAN PILUBANG KECAMATAN SUNGAI LIMAU KABUPATEN PADANG PARIAMAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
Skripsi M Fahrul Hanif (Muamalah) Repository BAB IV - Fahrul Hanif.pdf - Published Version Download (807kB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI M FAHRUL HANIF (MUAMALAH) TANPA BAB IV (REPOSITORY) - Fahrul Hanif.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN SERAH SIMPAN KARYA M FAHRUL HANIF - Fahrul Hanif.pdf - Published Version Download (771kB) | Preview |
Abstract
"M Fahrul Hanif (2025): Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap Praktik Gadai Pagang Susuik Di Korong Pinjawan Kenagarian Pilubang Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Praktik gadai atau rahn merupakan salah satu bentuk akad muamalah dalam Islam yang bertujuan memberikan jaminan atas pinjaman dengan barang yang bernilai ekonomi dalam syariat Islam. Di tengah masyarakat Minangkabau, khususnya di Korong Pinjawan, Kenagarian Pilubang, terdapat praktik gadai yang dikenal dengan istilah pagang susuik. Dalam praktik ini, pihak penerima gadai (murtahin) diperbolehkan mengelola dan mengambil hasil dari sawah yang digadaikan oleh penggadai (rahin). Sebagai kompensasi dari hasil pengelolaan sawah tersebut, nilai utang rahin umumnya dikurangi hingga separuh dari jumlah awal, terutama setelah murtahin mengelola sawah dalam jangka waktu tertentu. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk praktik pagang susuik di masyarakat dan bagaimana praktik tersebut ditinjau dari perspektif fikih muamalah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara jelas pelaksanaan praktik pagang susuik yang berlangsung di Korong Pinjawan serta menlai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip fikih muamalah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan jenis penelitiannya adalah penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan rahin dan murtahin yang terlibat dalam praktik tersebut, sementara data sekunder diperoleh dari literatur-literatur yang relevan dengan akad rahn dan fikih muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktik pagang susuik, sawah sebagai barang gadaian langsung dikelola dan dimanfaatkan oleh murtahin baik selama masa gadai maupun setelah masa jatuh tempo utang tanpa penyelesaian akad rahn yang pasti. Pemanfaatan ini dilakukan tanpa melalui akad sewa atau ketentuan fikih yang sah yang telah ditetapkan oleh para ulama pada kondisi tertentu, sehingga melanggar prinsip dasar pemanfaatan barang gadai dalam fikih muamalah. Selain itu, tidak terdapat sistem pencatatan yang akurat mengenai hasil panen maupun nilai ekonomi dari pengelolaan sawah tersebut, serta tidak ada ketentuan yang pasti dalam pengurangan nilai utang yang harus dibayarkan oleh rahin. Pengurangan utang umumnya ditetapkan secara tetap, yaitu potongan sebesar setengah dari nominal awal utang, Dalam kondisi ini, pernyataan ikhlas dari rahin terhadap pemanfaatan barang gadaian sering kali muncul karena keterdesakan ekonomi, bukan karena rida yang utuh dan bebas keterpaksaan sebagaimana yang disyaratkan dalam akad sesuai syariat. Maka dari itu, praktik pagang susuik sebagaimana dilakukan di lokasi penelitian tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip muamalah syariah karena mengandung unsur gharar dan potensi riba. Kata kunci: Gadai, Pagang Susuik, Fikih Muamalah, Riba, Gharar"
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Hidayani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 18 Jul 2025 13:19 | ||||||||||||
| Last Modified: | 18 Jul 2025 13:19 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90878 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
