DEVI PRITIA MAYAWI SARI, - (2025) DIVERSI DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK DI PENGADILAN NEGERI BANGKINANG KELAS IB. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI DEVI TANPA BAB HASIL - DEVI PRITIA MAYAWI SARI Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI DEVI BAB HASIL - DEVI PRITIA MAYAWI SARI Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PUBLIKASI DEVI - DEVI PRITIA MAYAWI SARI Ilmu Hukum S1.pdf - Published Version Download (517kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penerapan diversi tidak dapat diupayakan pada semua perkara anak yang dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bangkinang. Diversi merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari peradilan pidana menjadi diluar peradilan pidana yang berlaku pada perkara anak yang diancam pidana penjara dibawah 7 (tujuh) tahun dan bukan pengulangan tindak pidana diatur dalam Pasal 7 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Pe.raturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2014 te.ntang Pe.doman Pe.laksanaan Dive.rsi dalam Siste.m Pe.radilan Pidana Anak pada tingkat pengadilan. Sehingga perkara anak yang tidak diupayakan diversi menyebabkan hak-hak anak untuk terhindar dari proses peradilan, unsur pembalasan dan perampasan kemerdekaan anak sebagaimana termuat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana belum terpenuhi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui diversi dalam penyelesaian tindak pidana anak di Pengadilan Negeri Bangkinang kelas IB dan dampak perkara anak dilaksanakan dan tidak dilaksanakan diversi. Me.tode. pe.ne.litian yang digunakan adalah pe.ne.litian e.mpiris yang be.rsifat de.skriptif. Informan penelitian terdiri dari 2 orang hakim anak, 2 orang penuntut umum anak, 1 orang pekerja sosial Dinas Sosial dan 1 orang Pembimbing Kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan studi pustaka. Analisis data penelitian adalah deskriptif kualitatif. Hasil pe.ne.litian ini me.nunjukkan bahwa perkara anak di Pe.ngadilan Ne.ge.ri Bangkinang dari tahun 2022 sampai tahun 2024 terdapat 79 perkara anak. Namun, upaya diversi hanya dilaksanakan pada 8 perkara anak diantaranya 4 perkara dilaksanakan musyawarah diversi, 2 perkara anak yang berhasil diversi dan 2 perkara lainnya tidak mendapat persetujuan pelaksanaan diversi dengan 6 jenis perkara yaitu perlindungan anak, pencurian, penggelapan, penganiayaan, narkotika dan lalu lintas. Sehingga penerapan diversi belum optimal disebabkan oleh faktor korban, pelaku dan orangtua, fasiliator diversi, partisipasi masyarakat, waktu pelaksanaan diversi dan fasilitas yang kurang memadai. Dampak perkara anak yang dilaksanakan diversi anak terhindar dari proses peradilan formal, unsur pembalasan dan hukuman penjara sedangkan yang tidak dilaksanakan diversi anak berpotensi dijatuhi hukuman penjara yang dapat mempengaruhi perlindungan mental dan fisik anak serta di cap sebagai penjahat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Ernawati | ||||||||||||
| Date Deposited: | 18 Jul 2025 07:59 | ||||||||||||
| Last Modified: | 18 Jul 2025 07:59 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90859 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
