Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

WAS-WAS DALAM PERSPEKTIF HADIS

IRSYAD ALRASYIDI LUBIS, - (2025) WAS-WAS DALAM PERSPEKTIF HADIS. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Gabungan)
SKRIPSI IRSYAD ALRASYIDI LUBIS - IRSYAD ALRASYIDI LUBIS Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (Hasil)
BAB IV - IRSYAD ALRASYIDI LUBIS Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (980kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
pernyataan upload - IRSYAD ALRASYIDI LUBIS Ilmu Hadis S1.pdf - Published Version

Download (528kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul Was was dalam Perspektif Hadis, Was-was merupakan gangguan psikologis yang berasal dari bisikan setan, yang dapat mengganggu ketenangan jiwa dan menghalangi seseorang dalam menjalankan ibadah dengan khusyuk. Dalam perspektif hadis, fenomena was-was telah mendapat perhatian serius karena dapat mengganggu aspek keyakinan (akidah) maupun amal ibadah umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman hadis-hadis tentang was-was serta menjelaskan cara membentengi diri dari pengaruh dan perbuatan was-was berdasarkan ajaran Rasulullah SAW. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana pemahaman hadis tentang sifat was-was, dan bagaimana cara mengatasi serta membentengi diri dari was-was menurut hadis Nabi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research), dengan mengkaji hadis-hadis shahih yang terdapat dalam kitabkitab hadis seperti Shahih al-Bukhari, Shahih Muslim, dan kitab-kitab syarah hadis lainnya. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan tematik (maudhu’i) untuk mengumpulkan hadis-hadis yang berkaitan dengan topik was-was. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis Nabi SAW menggambarkan was-was sebagai salah satu tipu daya setan yang harus diwaspadai. Rasulullah SAW memberikan bimbingan konkret dalam menghadapi was-was, seperti memperbanyak dzikir, membaca ta’awudz, tidak menuruti keraguan yang berlebihan, dan menanamkan keyakinan yang kuat dalam hati. Dengan memahami dan mengamalkan petunjuk Nabi dalam hadis, seseorang dapat menjaga kesehatan mental spiritualnya dan terhindar dari dampak buruk was-was. Kata kunci: Was-was, Hadis, Setan, Dzikir, Ketenangan Jiwa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorZAILANI, -2027047201zailani@uin-suska.ac.id
Thesis advisorEDI HERMANTO, -2018078601edi.hermanto@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Hadis
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 24 Jul 2025 04:25
Last Modified: 24 Jul 2025 04:25
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90717

Actions (login required)

View Item View Item