ISMAN, - (2025) PERANAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KOTA SUBULUSSALAM ACEH DALAM MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 21 TAHUN 2008 PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - Isman _-.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Isman _-.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN - Isman _-.pdf - Published Version Download (357kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Isman (2025): “Peranan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam Aceh Dalam Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 Perspektif Fiqih Siyasah” Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbitnya Peraturan pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, didalamnya membahas peran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengenai mitigasi bencana alam. Dalam menjalankan perannya, BPBD masih mengalami kendala-kendala di lapangan. Adapun yang menjadi Permasalahan pada penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana peranan BPBD Kota Subulussalam dalam mitigasi bencana tanah longsor berdasarkan Peraturan pemerintah Nomor 21 Tahun 2008. 2. Apa faktor-faktor yang mempengaruhinya, 3. Bagaimana perspektif fiqh siyasah terhadap peran BPBD Kota Subulussalam menanggulangi bencana. Metode penelitian ini meliputi dari jenis penelitian (Field research) dengan menggunakan pengumpulan data melalui mekanisme observasi, wawancara serta dokumentasi. Informan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 informan yang terdiri dari 3 penjabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Subulussalam serta 2 orang masyarakat seluruhnya menjadi infoman penelitian dengan menggunakan total sampling, analisis data yang digunakan .dalam penelitian ini menggunakan Analisis Deskriftif Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah sudah berperan dalam melakukan mitigasi bencana tanah longsor sebagaimana yang telah diamanatkan oleh Peraturan pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, namun belum maksimal. Peran yang telah dilakukan mulai dari melakukan perencanaan dan perancangan, pembangunan infrstruktur, pelatihan, serta melakukan sosialisai kepada masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan adalah melakukan pembangunan pondasi ditempat yang rawan terjadi tanah longsor, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak bencana dan juga menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana alam tanah longsor. Perspektif Fiqih Siyasah terhadap peranan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Subulussalam, sejalan dengan pemahaman yang berkaitan tentang siyasah dusturiyah dimana dalam menjalankan perannya harus dilandasi dari peraturan pemerintah serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah bertanggung jawab kepada masyarakat dalam melakukan mitigasi bencana alam agar masyarakat terlindungi dari bencana alam. Kata Kunci: Peranan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Mitigasi, Bencana Tanah, Fiqih Siyasah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Tata Negara (Siyasah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Hidayani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 17 Jul 2025 08:11 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Jul 2025 08:11 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/90623 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
